Arti, Ciri, dan Macam Hipotesis

No comment 124 views

Anda yang berkecimpung dalam akademis, misalnya guru, peneliti, maupun dosen, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah hipotesis. Menurut Kamus Besar , hipotesis bisa diartikan sebagai sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (, proposisi, dan sebagainya), meski kebenarannya masih harus dibuktikan. Secara sederhana, hipotesis bisa disebut sebagai anggapan dasar.

Hipotesis - www.datuopinion.com

Hipotesis - www.datuopinion.com

 

Hipotesis sendiri berasal dari bahasa Yunani, hypo yang berarti di bawah dan thesis yang berarti pendirian. Artinya, hipotesis merupakan sebuah istilah yang digunakan dalam rangka kegiatan yang mengikuti kaidah-kaidah berpikir biasa, secara sadar, teliti, dan terarah. Dalam kesehariannya, hipotesis ini sering juga disebut dengan hipotesa.

Hipotesis merupakan sebuah piranti penting dalam ilmiah, khususnya kuantitatif. Alasannya, hipotesis merupakan teori yang digunakan untuk menjelaskan permasalahan yang akan diteliti, hipotesis dapat diuji dan ditunjukkan kemungkinan benar atau tidak benar atau di-falsifikasi, serta hipotesis disusun dan diuji untuk menunjukkan benar atau salahnya dengan cara terbebas dari nilai atau pendapat peneliti yang menyusun atau mengujinya.

Untuk dapat memformulasikan hipotesis yang baik dan benar, sedikitnya harus memiliki beberapa ciri pokok, seperti :

  • Hipotesis harus diturunkan dari suatu teori yang disusun untuk menjelaskan masalah dan dinyatakan dalam proposisi-proposisi.
  • Hipotesis harus dinyatakan secara benar dan operasional.
  • Hipotesis menyatakan variasi nilai sehingga dapat diukur secara empiris dan memberikan gambaran mengenai fenomena yang diteliti.
  • Hipotesis harus bebas nilai, dapat diuji, dan spesifik.
  • Hipotesis harus menyatakan perbedaan atau hubungan antar-variabel.

Ada beberapa model atau macam hipotesis yang umum dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan, di antaranya:

  • Hipotesis alternatif, yaitu pernyataan sementara mengenai hubungan yang berbanding terbalik antara variabel yang digunakan.
  • Hipotesis argumentatif, yaitu hipotesis yang menunjukkan dengan teratur suatu dugaan sementara tentang mengapa benda, peristiwa, kenyataan, atau variabel itu terjadi.
  • Hipotesis deskriptif, yaitu hipotesis yang menunjukkan dugaan sementara tentang mengapa benda, peristiwa, kenyataan, atau variabel itu terjadi.
  • Hipotesis kerja, yaitu hipotesis yang menjelaskan akibat suatu sebab tertentu yang akan dibuktikan kebenarannya melalui penelitian.
  • Hipotesis kualitatif, yaitu hipotesis yang menunjukkan hubungan sebab-akibat dengan pengukuran yang eksak.
  • Hipotesis nol, yaitu pernyataan sementara mengenai hubungan yang sama atau sebanding antara variabel yang digunakan.
  • Hipotesis operasional, yaitu rumusan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil dalam menanggapi masalah tertentu.
  • Hipotesis penjelasan, yaitu hipotesis yang menggunakan perhitungan statistik dan ilmu pasti.
Baca juga:  Arti Kata “Dinamis” dan Cirinya
author
No Response

Leave a reply "Arti, Ciri, dan Macam Hipotesis"