Arti dan Contoh “Kamuflase”

No comment 1435 views

Dalam kehidupan yang penuh intrik ini, kita pasti sudah sering mendengar istilah “kamuflase” diucapkan, baik dalam percakapan sehari-hari maupun di dalam berita televisi dan surat kabar. Namun tahukah Anda, apa “kamuflase” yang sebenarnya?

kamuflase bunglon - pixabay.com

kamuflase bunglon - pixabay.com

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kamuflase bisa didefinisikan sebagai perubahan bentuk, rupa, sikap, warna, dan sebagainya menjadi lain agar tidak dikenali. Secara sederhana, kamuflase bisa dimaknai sebagai sebuah bentuk penyamaran, tipuan, atau pengelabuan yang dilakukan suatu subjek (bisa manusia, hewan, atau tumbuhan).

Kata kamuflase dalam bahasa Indonesia ini pada dasarnya dipinjam dari bahasa . Namun jika dirujuk lebih jauh, kata ini berasal dari bahasa Perancis, yaitu camoufler, yang berarti menyamarkan.

Kamuflase bisa muncul secara alami maupun buatan. Kamuflase secara alami biasanya terdapat pada hewan atau binatang. Bunglon misalnya, yang bisa berubah warna menyerupai tempat ia hinggap atau berada. Jika bunglon berada di atas daun, maka tubuhnya akan berubah warna menjadi hijau. Sementara jika bunglon tersebut berada di atas tanah, maka tubuhnya juga akan berubah menjadi kecokelatan seperti warna tanah.

Kamuflase alami lain yang dimiliki hewan adalah ular tanah yang memiliki warna mirip tanah, harimau dengan belang-belang pada sekujur tubuhnya, hingga belalang yang didominasi warna hijau seperti habitat mereka di daun. dari kamuflase ini adalah untuk menyelamatkan diri dari ancaman predator atau pemangsa, atau di sisi lain, agar tidak diketahui oleh calon mangsanya.

Sementara, kamuflase buatan biasanya dilakukan oleh manusia. paling gampang adalah seragam militer milik tentara. Seragam militer tentara milik Indonesia didominasi warna loreng yang sesuai dengan alam Indonesia. Sementara, seragam militer pasukan di Arab atau Timur Tengah memiliki warna dominan cokelat yang sesuai dengan alam di sana yang cenderung merupakan gurun pasir.

Sebelumnya, kamuflase pada seragam dan perangkat militer ini belum dilakukan. Kamuflase ini mulai dilakukan pada sekitar abad ke-19, seperti tentara Britania yang mengganti warna merah pada seragam dengan warna-warna netral usai menderita banyak korban akibat perang di India pada tahun 1857. Langkah ini kemudian disusul tentara Amerika Serikat yang mengadopsi warna khaki (berdebu) pada tahun 1880-an.

Baca juga:  Definsi, Ciri, dan Prinsip Inovatif
author
No Response

Leave a reply "Arti dan Contoh “Kamuflase”"