Arti dan Fungsi Diksi

No comment 468 views

Di dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita tentu sering mendengar istilah “diksi”. Istilah ini juga kerap ditemui ketika kita membicarakan karya sastra, entah itu puisi, prosa, maupun drama. Namun tahukah Anda, apa diksi sebenarnya?

diksi - restukadilangudemak.blogspot.com

diksi - restukadilangudemak.blogspot.com

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, diksi bisa diartikan sebagai pilihan yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu sesuai dengan yang diharapkan. Secara lebih umum, diksi bisa berarti seni berbicara yang jelas sehingga setiap bisa didengar dan dipahami hingga kompleksitas terjauhnya.

Sesuai tersebut, diksi memiliki fungsi:

  • Membuat pembaca atau pendengar mengerti secara benar dan tidak salah paham terhadap apa yang disampaikan oleh pembicara atau penulis.
  • Untuk mencapai target komunikasi yang efektif.
  • Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal.
  • Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca.

Dalam memilih diksi, penutur harus mempertimbangkan kesesuaian dan ketepatan kata, di antaranya:

  • Menghindari penggunaan bahasa sub-standar dalam situasi formal, atau menggunakan bahasa yang dianggap resmi, bukan bahasa sehari-hari.
  • Menggunakan kata ilmiah dalam kondisi tertentu saja, dan selebihnya menggunakan kata yang lebih populer atau bisa dimengerti mitra tutur dari berbagai kalangan.
  • Menghindari jargon yang dapat dibaca publik, karena jargon hanya dimengerti oleh kalangan tertentu saja.
  • Menghindari pemakaian kata-kata slang atau gaul.
  • Menghindari penggunaan ungkapan-ungkapan yang telah usang atau sudah jarang digunakan.
  • Menghindari bahasa atau kata artifisial, yaitu rangkaian kata yang disusun secara kreatif untuk menimbulkan rasa seni.
  • Menghindari penggunaan kata-kata atau percakapan dalam penulisan.

Namun sebelum menggunakan diksi, pembicara atau penulis harus terlebih dahulu memahami makna-makna kata, di antaranya:

  • Makna Denotasi dan Makna Konotasi. Makna denotasi adalah makna sesungguhnya, sedangkan makna konotasi adalah makna yang bukan sebenarnya.
  • Makna Leksikal dan Makna Gramatikal. Makna leksikal yaitu makna yang sesuai dengan hasil atau yang memang nyata dalam kehidupan. Sementara makna gramatikal, adalah makna kata yang menyatakan makna jamak, menunjukkan suatu jumlah.
  • Makna Referensial dan Makna Non-referensial. Makna referensial adalah kata yang mengacu atau menunjukkan kepada sesuatu. Sementara, makna non-referensial adalah kebalikan dari kata referensial.
  • Makna Konseptual dan Makna Asosiatif. Makna konseptual merupakan makna suatu kata yang menunjukkan deskripsi kata tersebut. Sementara, makna asosiatif adalah makna kata yang menunjukkan hubungan yang terkait dengan kata tersebut.
  • Makna Kata dan Makna Istilah. Makna kata akan terlihat jelas ketika kata tersebut digunakan dalam sebuah kalimat. Sementara, makna istilah merupakan makna yang terlihat pasti atau mutlak.
  • Makna Kias dan Makna Lugas. Makna kias adalah kata atau frasa yang biasa digunakan untuk mengatakan makna secara tidak langsung. Sementara, makna lugas adalah kebalikan dari makna kias, artinya terang-terangan menyebutkan makna yang sesungguhnya.
Baca juga:  Apa Bedanya 2G, 3G, dan 4G LTE?
author
No Response

Leave a reply "Arti dan Fungsi Diksi"