Arti dan Macam Integrasi

No comment 265 views

Ketika melihat tayangan berita di televisi atau media online, kita tentu sudah tidak asing lagi dengan integritas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, integritas dapat diartikan sebagai mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan. Banyak juga yang menyebut integritas ini sebagai suatu persatuan.

Integrasi - agustocom.blogspot.co.id

Integrasi - agustocom.blogspot.co.id

 

Untuk mencapai integritas tersebut, diperlukan sebuah upaya yang bernama integrasi. Menurut KBBI, integrasi merupakan pembauran hingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan bulat. Integrasi juga bisa diartikan sebagai suatu keadaan ketika kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap konformitas terhadap mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan mereka masing-masing. Integrasi sendiri berasal dari bahasa inggris, yaitu “integration”, yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan.

Ada beberapa macam integrasi yang umum dikenal di masyarakat, di antaranya:

  • Integrasi bangsa, yaitu penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan suatu identitas nasional.
  • Integrasi horizontal, yaitu pembauran dengan pihak atau badan yang sederajat.
  • Integrasi kebudayaan, yaitu penyesuaian antara unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga mencapai suatu keserasian dalam kehidupan masyarakat (biasanya dalam ilmu Antropologi).
  • Integrasi kelompok, yaitu penyesuaian perbedaan tingkah laku warga suatu kelompok bersangkutan (juga dalam ilmu Antropologi).
  • Integrasi vertikal, yaitu pembaruan dengan pihak atau badan yang berada di atas (lebih tinggi).
  • Integrasi wilayah, yaitu pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yang lebih kecil yang mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu.

Selain itu, dikenal juga integrasi sosial yang berarti proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Suatu integrasi sosial diperlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik berupa tantangan fisik maupun konflik, yang terjadi secara sosial budaya.

Integrasi sosial secara garis besar dapat dibagi ke dalam dua bentuk, yaitu asimilasi dan akulturasi. Asimilasi adalah pembauran kebudayaan yang disertai dengan ciri khas kebudayaan asli, sedangkan akulturasi merupakan penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli seperti sekaten yang merupakan akulturasi budaya Jawa, Islam, dan Hindu.

Integrasi sosial dapat terwujud jika masing-masing mampu mengendalikan perbedaan atau konflik yang ada pada suatu kekuatan bangsa dan bukan sebaliknya.Perasaan saling mengisi antara satu dengan yang lain juga merupakan salah satu faktor terwujudnya integrasi sosial.

Baca juga:  Pengertian dan Kelebihan TV Kabel
author
No Response

Leave a reply "Arti dan Macam Integrasi"