Arti, Fungsi, Macam, dan Sistematika Laporan

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan laporan. Laporan jamak dijumpai oleh mahasiswa, pebisnis, bankir, pengusaha, hingga dan . Namun, tahukah Anda, apa arti sebenarnya dari laporan?

Membuat Laporan - waspada.co.id

Membuat Laporan - waspada.co.id

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, laporan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dilaporkan, atau berita. Laporan juga bisa diartikan sebagai suatu bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan atau pertanggungjawaban, baik secara lisan maupun tertulis, dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab di antara mereka.

Pendapat lain menyebutkan bahwa laporan adalah salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lain. Laporan juga disebutkan sebagai salah satu alat untuk menyampaikan informasi, baik formal maupun informal. Selain itu, laporan juga bisa dimaknai sebagai penyampaian informasi dari petugas atau pejabat tertentu kepada pejabat lain dalam suatu sistem administrasi.

Dari beberapa tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa laporan memiliki beberapa penting, di antaranya sebagai sarana komunikasi vertikal antara atasan dengan bawahan, sebagai alat pertanggungjawaban terhadap wewenang yang diberikan atasan, dan sebagai sarana pengambilan keputusan. Selain itu, laporan juga berfungsi sebagai sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan manajerial.

Laporan sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa macam.

  • Laporan administrasi, yaitu pemberian bahan atau keterangan secara objektif dan berdasarkan kenyataan di bidang personel, material, keuangan, dan tata kantor.
  • Laporan akhir tahun, yaitu keterangan tertulis secara berkala yang diajukan oleh pegawai atau satuan organisasi kepada pimpinannya mengenai pelaksanaan tugas atau kemajuan pekerjaan dalam tahun tertentu.
  • Laporan berkala, yaitu laporan rutin yang diberikan secara berkala.
  • Laporan cuaca, yaitu laporan yang memuat hasil pengamatan meteorologi.
  • Laporan keuangan, yaitu laporan mengenai data keuangan yang berasal dari pembukuan.
  • Laporan khusus, yaitu laporan yang dibuat karena diminta atasan atau karena keperluan mendadak yang berhubungan dengan kejadian yang luar biasa atau khusus.
  • Laporan penelitian, yaitu laporan berdasarkan penelitian ilmiah terhadap suatu gejala.
  • Laporan statistik, yaitu pemberitahuan berupa data tentang fakta dalam bentuk angka, dilengkapi dengan waktu, analisis, evaluasi, tafsiran, dan sebagainya.
  • Laporan tahunan, yaitu laporan yang setiap tahun dibuat dan diberikan kepada anggota (para pemegang saham) oleh perusahaan.

Untuk yang bersifat resmi atau formal, ada beberapa sistematika yang harus diperhatikan ketika menyusun sebuah laporan. Sistematika yang umum digunakan untuk menyusun laporan resmi adalah Judul, Daftar Isi, Kata Pengantar, Ringkasan atau Abstrak, Pendahuluan, Isi Laporan, Penutup dan Kesimpulan, serta Lampiran (kalau ada).

Baca juga:  Kelemahan Xiaomi Redmi 2, Smartphone Entry Level yang katanya ‘Gahar’
author
No Response

Leave a reply "Arti, Fungsi, Macam, dan Sistematika Laporan"