Arti Istilah Gaul ‘Y X G Kuy’

No comment 841 views

Kosakata gaul semakin hari semakin berkembang. Ketika dulu Debby Sahertian pertama kali merumuskan kamus gaul, perkembangan sehari-hari memang tidak sepesat sekarang. Sekarang, hampir semua remaja, khususnya mereka yang berusia belasan tahun atau setingkat SMP dan SMA, menggunakan gaul dalam kehidupan sehari-hari.

Y X G Kuy - pikore.co

Y X G Kuy - pikore.co

 

Ada banyak kosakata bahasa gaul yang berkembang di kalangan remaja. Terkadang, bahasa-bahasa gaul tersebut juga dituliskan dalam aksara yang susah dimengerti oleh kalangan awam. Aksara atau penulisan bahasa gaul ini lazim disebut sebagai bahasa alay.

Bahasa alay sendiri pertama kali berkembang di pertengahan tahun 2000-an, berawal dari kebiasaan remaja pada era itu yang mengganti huruf-huruf tertentu dengan huruf lain yang memiliki pelafalan yang hampir mirip. Misalnya saja, huruf “S” diganti dengan huruf “C”, huruf “I” diganti dengan huruf “Y”, dan masih banyak lagi.

Memasuki tahun 2009, bahasa alay memasuki tahap perkembangan dengan semakin tidak lazimnya gaya penulisan bahasa ini. Tahapan ini memiliki ciri dengan penggunaan kombinasi huruf, simbol, dan angka dengan mengganti fungsi dari suatu huruf tertentu dengan suatu angka atau simbol. Misalnya, huruf “S” diganti dengan angka “5”, huruf “G” diganti dengan angka “9”, huruf “A’ dengan simbol “@”, serta huruf “O” yang digantikan dengan angka “0”.

Lalu, di pertengahan tahun 2010, yang ditandai dengan semakin banyaknya telepon seluler canggih (smartphone) dengan harga terjangkau, bahasa alay pun memasuki tahap keemasan. Pada tahun ini, bahasa alay makin marak digunakan di berbagai situs jejaring maupun pesan-pesan singkat lewat ponsel.

Di era ini, penggunaan bahasa alay pun semakin rumit. Selain dituliskan seperti pada tahun sebelumnya, bahasa alay juga dikombinasikan dengan huruf kapital yang membuat orang awam semakin sulit untuk mengetahui maknanya. Misalnya saja, “KmU d’HuM5 y@? @mA 5Yap@ D’cN@? Jika Anda menemukan teman Anda yang menggunakan aksara ini, maka teman Anda mungkin sudah menjadi guru besar bahasa alay.

Memasuki tahun 2012, pamor bahasa alay mengalami tren penurunan. Pemakaian bahasa ini semakin jarang digunakan. Pasalnya, di era ini, makin banyak orang yang terpelajar dan menganggap bahasa alay itu sebagai sesuatu yang menyimpang dari kaidah-kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahkan, ada sanksi sosial berupa ejekan dan hinaan bagi mereka yang masih menggunakan bahasa alay.

Namun, bukan berarti penggunaan bahasa alay sudah tidak dapat ditemukan di media sosial. Meski bentuknya tidak terlalu rumit, namun masih ada juga beberapa bahasa alay yang beredar di kalangan anak remaja masa kini, salah satunya “y x g kuy”. Merujuk yang beredar di internet, istilah ini bisa diartikan sebagai “ya kali nggak kuy (yuk)” alias “yuk lah”, atau merupakan kalimat ajakan.

Selain istilah tersebut, masih ada beberapa istilah gaul lain yang di kalangan remaja kekinian, seperti nongs yang berarti nongkrong atau kumpul, sabi yang berarti bisa, takis atau sikat, sans atau santai banget, anjay yang menggambarkan kekaguman seseorang terhadap sesuatu yang dilihatnya, cabs atau cabut, gabut atau galau buta, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Arti dan Macam Integrasi
author
No Response

Leave a reply "Arti Istilah Gaul ‘Y X G Kuy’"