Arti “Kondusif” dan Salah Kaprah Penggunaannya

Dalam banyak berita, baik di media cetak, televisi, radio, maupun daring (media dalam jaringan atau internet), kita tentu sering mendengar istilah “kondusif”. Tak cuma di bidang politik, istilah ini juga sering diperdengarkan dalam bidang ekonomi, , , budaya, hingga lingkungan hidup. Namun tahukah Anda, apa sebenarnya dari “kondusif”?

kondusif pendidikan - www.matapelajaran.org

kondusif pendidikan - www.matapelajaran.org

 

Kondusif diadopsi dari kata dalam bahasa Inggris, yaitu conducive, yang berarti allowing or helping something to happen. Conducive adalah ajektiva yang berasal dari kata conduce + ive, yang memiliki arti tending to produce; conducing; contributive; helpful; favorable (usually fol. by to). Contoh kalimatnya, “Good eating habits are conducive to good health”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kondusif bisa diartikan sebagai memberi peluang pada hasil yang diinginkan yang bersifat mendukung. Contoh kalimatnya adalah “Kurangnya lampu penerang jalan merupakan keadaan yang kondusif untuk terjadinya kerawanan perjalanan di malam hari”.

Sayangnya, dalam praktiknya, penggunaan kata kondusif sering salah kaprah. Misalnya dalam berita yang dimuat Media Indonesia tanggal 13 November 2007. Pada halaman 22 rubrik Nusantara, tertulis judul “Pascakeributan, Takalar Kondusif”. Paragraf pertama berita tersebut menulis “Pascakeributan antara polisi dan massa pendukung salah satu calon bupati, Jumat (9/11), situasi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai kondusif”.

Mungkin kita semua mafhum bahwa yang dimaksud penulis di Media Indonesia mengenai kondusif tersebut adalah kondusif untuk keamanan. Persoalannya adalah, kondusif di sini seolah-olah berdiri sendiri, tanpa ada tambahan kata atau apa pun di belakangnya.

Contoh lain salah kaprah penggunaan kata kondusif adalah “Setelah sekian lama terpuruk, situasi ekonomi nasional mulai kondusif”. Kondusif untuk apa? Jika menggunakan kata yang lain, kira-kira bunyi kalimat itu adalah “Setelah sekian lama terpuruk, situasi ekonomi nasional mulai mendukung”. Pertanyaan untuk kalimat ini akan sama, mendukung apa?

Tentu akan lebih tepat jika kalimat-kalimat tersebut berbunyi “Setelah sekian lama terpuruk, situasi mulai kondusif bagi kebangkitan ekonomi nasional” atau “Kekacauan mulai teratasi dan situasi mulai kondusif bagi warga untuk melakukan kegiatan sehari-hari”. Demikian arti dan penggunaan kata “kondusif” yang lebih tepat, semoga bisa bermanfaat bagi pembaca.

Baca juga:  Arti “Prolog”, Pembukaan atau Bahasa Program?
author
No Response

Leave a reply "Arti “Kondusif” dan Salah Kaprah Penggunaannya"