Arti Sekuler, Sekularisme, dan Negara Sekuler

Dalam beberapa berita, baik di media cetak, radio, televisi, maupun internet, kita pasti sering mendengar atau membaca istilah “sekuler”. Istilah ini sering dikaitkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan atau kepercayaan. Namun tahukah Anda, apa arti sekuler sesungguhnya?

sekuler - www.mirajnews.com

sekuler - www.mirajnews.com

 

Kata sekuler berasal dari bahasa Latin, “speculum” yang berarti dunia, atau bumi tempat kita berpijak.  Menurut Kamus Besar Bahasa , sekuler bisa diartikan sebagai hal-hal yang bersifat duniawi atau kebendaan (bukan bersifat keagamaan atau kerohanian). Hal-hal yang berhubungan dengan sekuler ini contohnya kekuasaan, , dan lain-lain.

Dalam perkembangannya, sekuler sering dikaitkan dengan sekularisme. Sekularisme sendiri bisa didefinisikan sebagai sebuah ideologi atau paham yang menyatakan bahwa sebuah institusi harus berdiri terpisah dari agama atau kepercayaan. Sekularisme dapat menunjang kebebasan beragama dan kebebasan dari pemaksaan kepercayaan dengan menyediakan sebuah rangka yang netral dalam masalah kepercayaan serta tidak menganakemaskan sebuah agama tertentu.

Sekularisme juga merujuk kepada anggapan bahwa aktivitas dan penentuan manusia, terutama yang politis, harus didasarkan pada apa yang dianggap sebagai bukti konkret dan fakta, dan bukan berdasarkan pengaruh keagamaan. Dalam dunia politik, ada pemisahan yang jelas antara agama dengan sistem pemerintahan.

Sekularisme seringkali dikaitkan dengan Era Pencerahan di Eropa dan memainkan peranan utama dalam peradaban Barat. Pada abad ke-19, kekuasaan gereja tidak dapat bercampur dengan kekuasaan politik, ekonomi, dan pengetahuan. Prinsip utama pemisahan gereja dan di Amerika Serikat, atau Laisisme di Perancis, didasarkan dari sekularisme.

Dalam perkembangannya, lantas muncul negara sekuler. Negara ini menjadi netral dalam permasalahan agama dan tidak mendukung orang beragama maupun orang yang tidak beragama. Negara sekuler juga mengklaim bahwa mereka memperlakukan semua penduduknya sederajat, meski agama mereka berbeda, dan juga menyatakan tidak melakukan diskriminasi terhadap penduduk beragama tertentu. Selain itu, negara sekuler juga tidak memiliki agama nasional.

Di samping itu, negara sekuler juga mencegah agama ikut campur dalam masalah pemerintahan dan politik. Beberapa negara di dunia yang dikenal sebagai negara sekuler di antaranya Kanada, India, Perancis, Turki, dan Korea Selatan.

Baca juga:  Arti, Ciri, dan Cara Menghitung Biaya Peluang
author
No Response

Leave a reply "Arti Sekuler, Sekularisme, dan Negara Sekuler"