Belajar Bahasa Jerman dan Jepang, Mana yang Lebih Mudah?

Bagi sebagian orang, mempelajari asing itu gampang-gampang susah. Ada beberapa orang yang begitu lancar ketika mempelajari negara lain, sedangkan lainnya malah mengaku kesulitan ketika harus menulis atau berbicara dengan yang bukan merupakan ibunya.

Belajar Bahasa Jerman - lesprivat99.com

Belajar Bahasa Jerman - lesprivat99.com

 

Di Indonesia, penggunaan bahasa asing memang masih didominasi oleh bahasa Inggris. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, banyak orang (terutama mahasiswa dan pelajar) yang mulai mempelajari bahasa , Perancis, Korea, hingga . Selain untuk pengetahuan, keinginan besar melanjutkan studi ke negara-negara tersebut menjadi alasan utama mengapa mereka berminat mempelajari bahasa asing ini.

Pertanyaannya, dari bahasa-bahasa asing tersebut, manakah yang lebih mudah dipelajari? Berikut beberapa perbandingan yang bisa dijadikan rujukan untuk mengetahui tingkat kerumitan mempelajari bahasa Jerman dan bahasa Jepang.

  • Grammar bahasa Jepang lebih mudah dibandingkan bahasa lainnya. Tidak ada gender dalam benda, sehingga tidak ada jenis kelamin untuk konjugasi kerja. kerja jatuh ke dalam 3 kelompok dasar dan bentuk kerja sangat mudah dipahami. Sementara, kerja akusatif dalam bahasa Jerman bisa membuat kepala Anda pusing tujuh keliling.
  • Untuk masalah script atau tulisan, bahasa Jerman berhak unggul. Pada dasarnya, untuk bahasa Jepang, Anda bisa menghabiskan waktu selama 2 bulan untuk menghafalkan aksara hiragana dan katakana. Sementara, huruf kanji dan script bergambar China adalah hal yang sama sekali lain. Untuk bahasa Jerman, Anda tidak perlu repot-repot dengan tulisan, kecuali beberapa huruf seperti ö.
  • Bagaimana dengan pengucapan? Kalimat bahasa Jerman dibaca persis seperti yang Anda tulis. Tetapi, mungkin Anda memerlukan beberapa latihan pernapasan untuk membacakan kata-kata yang panjang dalam satu napas. Sementara, untuk bahasa Jepang, intonasi dan aksen menjadi hal penting karena ada banyak kata yang ditulis dengan cara yang sama tetapi diucapkan dengan aksen berbeda pada suku kata tertentu, yang dapat berarti dua hal (ambigu).
  • Untuk proses pembelajaran, belajar secara mandiri akan lebih menyenangkan dalam mempelajari bahasa Jepang. Menonton anime atau acara TV Jepang selain membantu Anda dalam belajar, juga dapat menjaga minat dan rasa ingin tahu Anda tentang bahasa Jepang.
  • Etika sosial dalam belajar bahasa Jerman cenderung lebih longgar dibandingkan bahasa Jepang. Kemudahan tata bahasa Jepang agak dikompensasi dengan kerumitan keigo dan kenjogo. Dua hal tersebut merupakan inti dari kesopanan dalam budaya Jepang. Jika Anda mendapatkan hak itu, maka Anda memenangkan hati rakyat Jepang.

Terlepas dari sejumlah tersebut, bahasa ibu Anda sendiri dapat memengaruhi tingkat kemudahan dalam belajar bahasa asing. Namun, apa pun bahasa asing yang Anda pelajari, itu selalu akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.

Baca juga:  Kalicaa Villa, Penginapan Bertaraf Bintang 4 di Tanjung Lesung, Banten
author
No Response

Leave a reply "Belajar Bahasa Jerman dan Jepang, Mana yang Lebih Mudah?"