Definisi dan Aplikasi Relevansi

No comment 937 views

Dalam bidang akademis, kita sering mendengar istilah relevansi. Namun tak cuma di bidang akademis, dalam kehidupan sehari-hari pun, istilah relevansi kerap digunakan. Tetapi, tahukah Anda apa makna dari relevansi?

motorcar.id

motorcar.id

 

Menurut Kamus Besar Indonesia, relevansi bisa didefinisikan sebagai kecocokan. Relevansi merupakan pengembangan dari kata relevan, yang berarti kait-mengait, bersangkut-paut, berguna secara langsung. Penggunaan istilah ini dapat dilihat pada : Setiap mata pelajaran harus ada relevansinya  dengan keseluruhan tujuan pendidikan.

Sementara dalam bidang akademis, relevansi bisa diartikan sebagai sesuatu yang terdapat pada dokumen yang dapat membantu pengarang/penulis/peneliti dalam memecahkan kebutuhan akan informasi. Dokumen dinilai relevan bila dokumen tersebut memiliki topik yang sama, atau berhubungan dengan subjek yang diteliti (topical relevance). Jadi, inti dari relevansi adalah kesesuaian topik.

Untuk contoh kasus relevansi, yang marak dibicarakan dewasa ini adalah tentang tujuan pendidikan yang diterapkan oleh lembaga-lembaga fungsional, seperti sekolah. Tujuan pendidikan yang dilaksanakan di sekolah seharusnya memiliki relevansi dengan kehidupan masyarakat. Yang dimaksud relevansi di sini adalah sekolah memiliki tujuan yang mengacu pada kebutuhan dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar secara optimal.

Pendidikan yang relevan idealnya harus mampu melahirkan manusia-manusia yang memiliki kompetisi sesuai dalam menjawab tantangan dan kebutuhan di zamannya. Relevansi harus memiliki pandangan secara futuristik.

Meski begitu, dalam aplikasinya, tak jarang timbul kesesatan relevansi jika seseorang menurunkan suatu kesimpulan yang tidak relevan dengan premisnya. Beberapa kesesatan relevansi yang sering terjadi di antaranya:

  • Argumentum Ad Hominem, kesesatan yang terjadi ketika berusaha agar orang menerima atau menolak sesuatu usul tidak berdasarkan alasan penalaran, tetapi karena alasan yang berhubungan dengan kepentingan atau keadaan orang yang mengusulkan.
  • Argumentum Ad Verecundiam, kesesatan ini juga menerima atau menolak sesuatu tidak berdasarkan nilai penalarannya, tetapi karena orang yang mengemukakannya adalah orang yang berwibawa, dapat dipercaya, seorang ahli.
  • Argumentum Ad Baculum, kesesatan yang terjadi jika penerimaan atau penolakan suatu penalaran didasarkan atas ancaman hukuman.
  • Argument Ad Misericordiam, penalaran yang ditujukan untuk menimbulkan belas kasihan agar dapat diterima.
  • Argument Ad Populum, kesesatan yang ditimbulkan ketika menggugah perasaan massa pendengar agar menerima suatu kesimpulan tertentu, misalnya dalam pidato, demonstrasi, dan propaganda.
Baca juga:  Arti Cover Song
author
No Response

Leave a reply "Definisi dan Aplikasi Relevansi"