Definisi dan Jenis Korelasi

No comment 813 views

Dalam beberapa cabang ilmu pengetahuan, terutama matematika dan statistik, kita sering mendengar korelasi. Tetapi, tahukah Anda apakah arti korelasi?

Menurut Kamus Besar , korelasi bisa didefinisikan sebagai hubungan timbal balik atau sebab akibat. Sementara dalam kaitannya dengan lingkungan, korelasi merupakan hubungan dua kuantitatif yang disebabkan oleh lingkungan yang sama-sama memengaruhi kedua .

www.productsdb.com

www.productsdb.com

 

Seperti diutarakan sebelumnya, istilah korelasi sering digunakan dalam ilmu statistik. Dalam ilmu ini, korelasi merupakan salah satu analisis yang digunakan untuk mencari hubungan antara dua variabel yang bersifat kuantitatif. Secara lebih spesifik, korelasi bisa diartikan sebagai mengisyaratkan hubungan yang bersifat substantif numerik (angka/bilangan).

Besar kecilnya hubungan antara dua variabel tersebut dinyatakan dalam bilangan yang disebut koefisien korelasi. Besarnya koefisien korelasi adalah -1, 0, dan +1. Jika besaran koefisien korelasi -1 dan +1 dikatakan korelasi sempurna, maka koefisien korelasi 0 atau mendekati 0 dianggap tidak berhubungan antara dua variabel yang diuji.

Arah hubungan korelasi dibagi menjadi tiga, yaitu positif (koefisien 0 s/d 1), negatif (koefisien 0 s/d -1), dan nihil (koefisien 0). Sementara, korelasi yang sering digunakan dalam ilmu statistik adalah korelasi Pearson, korelasi Spearman, korelasi partial, dan korelasi ganda.

Korelasi Pearson

Baca juga:  Arti, Jenis, dan Fungsi Katalog

Meski bernama Pearson, metode korelasi ini pertama kali diperkenalkan oleh Francis Galton. Korelasi Pearson biasanya digunakan untuk data interval dan rasio, serta distribusi data normal. Korelasi ini terdiri dari dua variabel, yakni variabel X (independen) dan variabel Y (dependen).

Untuk pengambilan keputusan statistik, dapat dilakukan dengan dua , yaitu:

  • koefisien korelasi dibandingkan dengan nilai r tabel (korelasi tabel).
  • melihat sig, jika nilai sig < 0,05 maka ada korelasi yang signifikan, sementara jika nilai sig > 0,05 maka tidak ada korelasi yang signifikan.

Korelasi Spearman

Korelasi ini biasanya digunakan untuk jenis data ordinal. Cara analisisnya mirip dengan Pearson, hanya berbeda pada waktu memilih boks, dengan boks yang diaktifkan adalah boks Spearman.

Korelasi Partial

Baca juga:  Pengadilan Perancis Tangguhkan Larangan Pemakaian Baju Renang Muslimah 'Burkini'

Korelasi ini digunakan untuk menguji hubungan dua atau lebih variabel independen dengan satu variabel dependen dan dilakukan pengendalian pada salah satu variabel independennya.

Korelasi Ganda

Korelasi ini digunakan untuk menguji hubungan dua atau lebih variabel independen dengan satu variabel dependen secara bersamaan. Untuk memperkaya analisis, sebelum korelasi ganda, dapat juga ditambahkan analisis korelasi pada masing-masing variabel independen dengan variabel dependen.

author
No Response

Leave a reply "Definisi dan Jenis Korelasi"