Pengertian dan Syarat Permohonan Buku Pelaut

Layaknya pengendara kendaraan bermotor, seorang pelaut juga diwajibkan memiliki dokumen atau surat resmi untuk melaut. Dokumen resmi untuk kebutuhan berlayar bagi para pelaut tersebut sering disebut dengan buku pelaut atau seaman book.

Buku Pelaut - www.imgrum.net

Buku Pelaut - www.imgrum.net

 

Buku pelaut atau seaman book secara garis besar dapat diartikan sebagai buku yang wajib dimiliki seorang pelaut dan berisi semua track record pemilik selama berlayar dan disahkan oleh pejabat yang berwenang. Secara lebih rinci, buku pelaut merupakan dokumen resmi negara yang dikeluarkan oleh yang berisi identitas fisik pelaut yang tidak berdasarkan standar biometrik sidik jari dan bukan sebagai dokumen perjalanan dan tidak dapat menggantikan paspor.

Berdasarkan pengertian tersebut, buku pelaut sangat berperan penting bagi seorang pelaut. Pasalnya, di dalamnya terdapat record kerja seorang pelaut, seperti tanggal pelabuhan atau sijil sign on maupun sign off seorang pelaut.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 84 tahun 2013 Pasal 13, dinyatakan bahwa bagi awak kapal yang ingin memperoleh buku pelaut, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi, yaitu:

  • Surat pernyataan belum pernah memiliki buku pelaut.
  • Fotokopi sertifikat keahlian pelaut dan atau sertifikat keterampilan pelaut, surat keterangan PRALA bagi TARUNA/I yang akan melaksanakan Praktik Kerja Laut.
  • Surat keterangan masa berlayar yang diketahui syahbandar atau KBRI setempat bagi pelaut yang pernah berlayar.
  • Surat keterangan dari sakit yang direkomendasi.
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Fotokopi AKTE KELAHIRAN atau Surat Kenal Lahir atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Pas foto ukuran 5x5 dan 3x4 masing-masing sebanyak 3 lembar, memakai baju putih polos lengan panjang berdasi hitam dengan latar belakang BIRU untuk bagian NAUTIKA (dek) dan MERAH untuk bagian TEKNIKA ().
  • Surat keterangan kehilangan dari kepolisian atau fotokopi laporan kecelakaan kapal.
  • Buku Pelaut Lama (asli) (bagi yang ingin memperpanjang buku pelaut).

Selain diajukan secara manual, seorang pelaut kini juga bisa melakukan permohonan mendapatkan buku pelaut melalui sistem online. Untuk permohonan buku pelaut via online ini, pelaut dapat mengakses laman http://pelaut.dephub.go.id -> “Aplikasi Buku Pelaut” -> “Pelaut”. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk proses permohonan ini sekitar 3-4 hari dengan biaya resmi Rp100.000 per dokumen.

Baca juga:  Definisi dan Ciri Otoriter
author
No Response

Leave a reply "Pengertian dan Syarat Permohonan Buku Pelaut"