Arti dan Kegunaan Invoice (Faktur)

invoice - www.clearbooks.co.uk

Jika berkecimpung dalam dunia bisnis atau jual beli barang dan jasa, kita tentu sudah tak asing lagi dengan invoice. Namun tahukah Anda, apa sebenarnya dari invoice?

invoice - www.clearbooks.co.uk
invoice – www.clearbooks.co.uk

 

Invoice adalah surat penagihan yang dikeluarkan oleh pihak penjual kepada pelanggan sesuai kesepakatan yang tertera di PO atau Purchase Order (surat pemesanan yang dikeluarkan setelah terjadi kesepakatan). Invoice berisi rincian barang atau jasa dengan harga sesuai PO, dan keterangan tersebut tidak boleh berubah meski harga tersebut mengalami kenaikan dari supplier.

Dalam Indonesia, istilah invoice lebih dikenal sebagai faktur. Menurut Kamus Besar Indonesia, faktur merupakan daftar kiriman barang yang dilengkapi dengan keterangan nama, , dan harga yang harus dibayar oleh pelanggan. Faktur juga bisa diartikan sebagai perhitungan penjualan kredit yang diberikan oleh penjual kepada pembeli atau konsumen.

Biasanya, invoice atau faktur ini dibuat dalam tiga lembar, yaitu satu lembar copy berwarna untuk pembeli yang telah melunasi pembayarannya, satu lembar copy berwarna untuk arsip bagian penjualan, dan satu lembar copy berwarna lainnya untuk laporan bagian keuangan pada penjualan. Faktur ini yang nantinya akan menjadi bukti penjualan yang dilakukan secara kredit.

Secara lebih rinci, kegunaan invoice atau faktur ini adalah:

  • Sebagai informasi barang/jasa yang dibeli oleh pelanggan.
  • Sebagai informasi nilai tagihan dan termin pembayaran yang harus dibayar oleh pelanggan.
  • Pelanggan dapat memperbaiki barang/jasa dan/atau nilai yang dibeli jika yang tercantum tidak sesuai dengan pesanan.
  • Rujukan yang absah apabila barang/jasa yang tercantum akan dijual lagi ke pihak lain.
  • Rujukan yang absah untuk memasukkan transaksi ke pembukuan keuangan.
  • Rujukan yang absah sebagai faktur pajak untuk kasus-kasus tertentu.

Selain faktur penjualan, dikenal pula faktur pajak. Faktur ini adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh pengusaha kena pajak (PKP) yang melakukan penyerahan barang kena pajak (BKP) atau penyerahan jasa kena pajak (JKP). PKP wajib membuat faktur pajak untuk setiap penyerahan BKP, penyerahan JKP, ekspor BKP tidak berwujud, dan ekspor JKP.

Layaknya faktur penjualan, faktur pajak juga memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Bukti pungutan bagi Pengusaha Kena Pajak yang menyerahkan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak.
  • Sebagai bukti pembayaran PPN yang dilakukan oleh pembeli Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak kepada Pengusaha Kena Pajak.
  • Sebagai sarana mengkreditkan Pajak Masukan bagi Pengusaha Kena Pajak yang membeli Barang Kena Pajak.
  • Bukti pungutan pajak (PPN/PPn BM) karena BKP yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Baca juga:  Contoh Ucapan ‘Selamat Lebaran’ dalam Bahasa Inggris