Arti dan Macam-macam Stakeholder

stakeholder - www.learningevolution.com

Jika Anda bergelut di bidang politik, Anda pasti sudah tak asing lagi dengan stakeholder. ini juga kerap mampir di bidang bisnis, informasi, komunikasi, pengelolaan sumber daya, dan lain sebagainya. Namun tahukah Anda, apa sebenarnya dari stakeholder?

stakeholder - www.learningevolution.com
stakeholder – www.learningevolution.com

 

 

Stakeholder atau pemangku kepentingan adalah segenap pihak yang terkait dengan isu dan permasalahan yang sedang diangkat. Grimble dan Wellard mengartikan stakeholder dari segi penting dan pengaruh yang dimiliki suatu pihak. Sementara, Biset mendefinisikan stakeholder sebagai orang dengan suatu kepentingan/perhatian pada permasalahan.

Di samping itu, stakeholder juga sering diidentifikasi dengan suatu dasar tertentu sebagaimana dikemukakan Freeman, yaitu dari segi kekuatan dan kepentingan relatif stakeholder terhadap isu. Sementara, menurut ISO 26000 SR, stakeholder adalah individu atau kelompok yang memiliki kepentingan terhadap keputusan serta aktivitas organisasi.

Berdasarkan kekuatan, posisi penting, dan pengaruh terhadap isu, stakeholder dapat dikategorikan ke dalam beberapa kelompok, yaitu stakeholder primer, stakeholder sekunder, dan stakeholder kunci. Stakeholder primer (utama), merupakan stakeholder yang memiliki kaitan kepentingan secara langsung dengan suatu kebijakan, program, dan proyek. Mereka harus ditempatkan sebagai penentu utama dalam proses pengambilan keputusan, misalnya tokoh dan pihak manajer publik.

Kedua, stakeholder sekunder (pendukung), merupakan stakeholder yang tidak memiliki kaitan kepentingan secara langsung terhadap suatu kebijakan, program, dan proyek, tetapi memiliki kepedulian (concern) dan keprihatinan sehingga mereka turut bersuara dan berpengaruh terhadap sikap masyarakat dan keputusan legal pemerintah.

Yang termasuk dalam stakeholder sekunder adalah (aparat pemerintah) dalam suatu wilayah tetapi tidak memiliki tanggung jawab langsung, pemerintah yang terkait dengan isu tetapi tidak memiliki kewenangan secara langsung dalam pengambilan keputusan, dan swadaya masyarakat. Selain itu, perguruan tinggi dan pengusaha (badan usaha) juga bisa dikategorikan dalam stakeholder ini.

Terakhir, stakeholder kunci, merupakan stakeholder yang memiliki kewenangan secara legal dalam hal pengambilan keputusan. Stakeholder kunci yang dimaksud adalah unsur eksekutif sesuai level, legislatif, dan instansi. Misalnya, stakeholder kunci untuk suatu keputusan untuk suatu proyek level daerah kabupaten.

Baca juga:  Arti dan Pentingnya Integritas