Arti Fellowship dalam Bidang Kedokteran

Arti Fellowship dalam Bidang Kedokteran

Pendidikan kedokteran adalah salah satu bidang keilmuan yang kerap menjadi incaran banyak orang. Profesi ini sering dipandang sangat berkelas, karena tugas yang diemban sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup banyak orang.

Meski demikian, menjadi seorang dokter yang profesional bukan hal yang mudah. Ada banyak jenjang pendidikan dan pelatihan yang mesti dilalui, mulai dari program kesarjanaan, profesi, spesialis, internship, hingga fellowship.

Mungkin sebagian dari Anda masih asing dengan arti fellowship dalam kedokteran. Tapi tidak usah bingung, artikel kali ini akan mengulas tentang istilah tersebut.

Apakah Arti Fellowship dalam Bidang Kedokteran

Sebagai seorang dokter yang profesional, menempuh masa studi spesialis adalah sebuah tanggung jawab tersendiri. Dengan mendalami ilmu yang lebih spesifik mengenai bidang kedokteran tertentu, seorang dokter dapat lebih mudah memahami dan menangani jenis keluhan dari pasien-pasiennya.

Oleh karena itu, apabila Anda membutuhkan bantuan dokter untuk mengatasi keluhan-keluhan tertentu pada diri Anda, maka disarankan untuk mencari dokter yang telah memiliki spesialisasi tertentu yang berkaitan dengan keluhan atau penyakit yang Anda alami. Maka tak mengherankan pula jika seorang dokter harus menjalani masa studi pendidikan yang begitu banyak dan cukup lama.

Baca juga:  Krisis Keuangan Asia Memperlihatkan Keterbatasan Neoliberalisme

Salah satu program pendidikan dan pelatihan yang dikhususkan untuk mencetak dokter-dokter spesialis yang lebih berkualitas dan mumpuni dalam menangani suatu sub bidang dalam kedokteran adalah program pelatihan Fellowship. Program ini juga tentu menjadi incaran banyak dokter-dokter spesialis untuk mempertajam ilmu dan karirnya.

Arti fellowship dalam kedokteran ini sendiri dimaksudkan untuk dapat mencetak dokter-dokter ahli dengan target kompetensi sub spesialis tertentu sesuai dengan bidang spesialisasinya masing-masing. Program pendidikan dan pelatihan ini umumnya dilaksanakan dalam kurung waktu paling singkat 6 bulan.

Program ini seringkali hadir dalam bentuk scholarship yang disediakan oleh pemerintah agar para dokter yang ada dapat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk belajar dan mendalami bidang ilmu yang ditempuhnya. Pelatihan semacam ini tentu akan memberikan tingkat pencapaian studi yang lebih tinggi dari program-program pendidikan dokter lainnya.

Baca juga:  Callie Rogers, Pemenang Lotre Termuda yang Sempat Ingin Bunuh Diri

Sebagai gambaran umum, jika seorang dokter spesialis ortopedi ingin mengikuti program pelatihan fellowship ini, maka ia bisa memilih untuk mengambil program pelatihan di bidang bedah lutut. Setelah berhasil menjalani fellowship ini, sang dokter sudah dapat dianggap sebagai dokter ahli dalam bidangnya.

Peningkatan wawasan kedokteran yang lebih tersubspesialis serta tingkat pengalaman dan keahlian yang lebih banyak mampu menghadirkan seorang figur dokter yang berkualitas. Hal ini tentu saja akan membantu dalam meningkatkan rasa nyaman dan tingkat kepercayaan dari para pasien.

Syarat Mengikuti Fellowship Kedokteran

Setelah memahami arti fellowship dalam kedokteran, pertanyaan lain yang bisa muncul adalah siapa saja yang berhak mengenyam kesempatan untuk menjalani program pelatihan ini. Bukan tidak mungkin hal ini menjadi banyak dipertanyakan. Sebab seperti yang diketahui, seorang dokter biasanya akan menjalani banyak sekali program pendidikan untuk dapat disebut profesional.

Baca juga:  Sejarah Virus Komputer

Jika Anda adalah salah satu calon dokter yang juga memiliki niat untuk mempertajam bidang keilmuan, maka setidaknya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk bisa mengikuti program ini. Adapun syarat-syarat umumnya tersebut, antara lain:

  1. Telah terdaftar sebagai dokter pada bidang spesialisasi tertentu dan telah mengabdi sekurang-kurangnya 2 tahun.
  2. Memiliki STR atau Surat tanda Registrasi serta SIP atau Surat Izin Praktik sebagai bukti pengabdian yang telah dilakukan sebagai dokter spesialis.
  3. Memiliki izin dari rumah sakit pengusul
  4. Bersedia mengabdi di rumah sakit pengusul minimal 2 tahun.

Demikianlah artikel ini membahas mengenai arti fellowship dalam kedokteran yang dapat Anda manfaatkan jika ingin terjun dalam bidang ini. Melalui artikel ini, kita juga dapat mengetahui bahwa pemahaman seorang dokter dapat berbeda-beda tergantung dari bidang keilmuan yang dimilikinya.