Arti, Fungsi, Proses, dan Macam Metabolisme

Metabolisme lemak - duniafitnes.com

Jika Anda bergelut dengan pengetahuan alam dan kesehatan, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan metabolisme. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, metabolisme bisa diartikan sebagai pertukaran zat pada organisme yang meliputi fisika dan kima, atau pembentukan dan penguraian zat di dalam badan yang memungkinkan berlangsungnya hidup.

Metabolisme lemak - duniafitnes.com
Metabolisme lemak – duniafitnes.com

 

Proses metabolisme bagi organisme hidup memiliki empat fungsi spesifik, yaitu:

  • Untuk memperoleh energi kimia dalam bentuk ATP dari hasil degradasi zat-zat yang kaya energi yang berasal dari lingkungan.
  • Untuk mengubah molekul zat-zat makanan (nutrisi) menjadi prekursor unit pembangun bagi bio-molekul sel.
  • Untuk menyusun unit-unit pembangun menjadi protein, asam nukleat, lipida, polisakarida, dan komponen sel lain.
  • Untuk membentuk dan merombak bio-molekul.

Secara garis besar, metabolisme memiliki dua arah lintasan reaksi kimia organik, yaitu katabolisme dan anabolisme. Katabolisme adalah reaksi yang mengurai molekul senyawa organik untuk mendapatkan energi, sedangkan anabolisme merupakan reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu untuk diserap oleh tubuh.

Kedua arah lintasan metabolisme tersebut diperlukan oleh setiap organisme untuk dapat bertahan hidup. Arah lintasan metabolisme ditentukan oleh suatu senyawa yang disebut sebagai hormon, dan dipercepat (dikatalisis) oleh enzim. Pada senyawa organik, penentu arah reaksi kimia disebut promoter dan penentu percepatan reaksi kimia disebut katalis.

Di dalam tubuh, terjadi 3 proses metabolisme utama, yaitu:

  • Metabolisme karbohidrat; pada proses pencernaan makanan, karbohidrat mengalami proses hidrolisis (penguraian dengan menggunakan molekul air). Proses pencernaan karbohidrat terjadi dengan menguraikan polisakarida menjadi monosakarida. Ketika makanan dikunyah, akan bercampur dengan air liur yang mengandung enzim ptialin. Enzim ini meng-hidrolisis pati menjadi maltosa dan gugus glukosa kecil yang terdiri dari 3 hingga 9 molekul glukosa.
  • Metabolisme protein; protein dalam makanan sebagian besar berasal dari daging dan sayuran. Protein dicerna di dalam lambung oleh enzim pepsin yang aktif pada pH 2-3 (suasana asam). Salah satu hal terpenting dari pencernaan yang dilakukan pepsin adalah kemampuannya untuk mencerna kolagen.
  • Metabolisme lemak; pencernaan lemak terjadi di dalam usus karena di tempat itu mengandung lipase. Lemak keluar dari lambung dan masuk ke usus sehingga merangsang hormon kolesistokinin. Hormon kolesistokinin menyebabkan kantung empedu berkontraksi sehingga mengeluarkan cairan empedu ke dalam duodenum (usus dua belas jari).
Baca juga:  Pengertian, Fungsi, dan Komponen Likuiditas