Arti Kontemporer

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kontemporer adalah: “pada waktu yang sama; semasa; sewaktu; pada masa kini; dewasa ini.”

 

Penggunaan kata kontemporer biasanya diaplikasikan pada istilah kesenian, ilmu-ilmu sosial, dan mahzab-mahzab .kesenian-kontemporer

 

Dalam kesenian, arti seni kontemporer adalah perkembangan seni yang terpengaruh dampak modernisasi.

 

Seni Kontemporer berkembang di Indonesia seiring makin beragamnya teknik dan medium yang digunakan untuk memproduksi sebuah karya seni, juga karena telah terjadi suatu percampuran antara praktik dari disiplin yang berbeda, pilihan artistik, dan pilihan presentasi karya yang tidak terikat batas-batas ruang dan waktu.

 

Beberapa ciri dari Seni Kontemporer adalah:

  1. Dihilangkannya sekat antara berbagai kecenderungan artistik, ditandai dengan meleburnya batas-batas antara seni rupa, teater, tari, dan musik.
  2. Keberadaan disiplin ilmu seperti sains dan sosial sebagai intervensi dalam karya, terutama yang dicetuskan sebagai pengetahuan atau memanfaatkan teknologi mutakhir.
Baca juga:  Arti Orientasi di Lingkungan Kerja dan Lingkungan Sekolah

 

Dalam kajian-kajian filsafat, filsafat kontemporer mengusung perubahan dari model pemikiran filsafat sebelumnya yang memiliki teosentris dan dogmatis, menjadi filsafat yang lebih terbuka dengan pola pikir antroposentris.

Filsafat kontemporer muncul sebagai kritik bagi filsafat modern yang teosentris. Filsafat kontemporer secara khusus melengkapi sisi-sisi filsafat modern yang memiliki karakteristik didasari oleh perasaan (feelings) dan keinginan atau gairah (desires) ketimbang pengetahuan (knowledge). Kedua, penilaian itu didasari oleh intuisi yang sulit dipertahankan dengan argumentasi logis.

Filsafat kontemporer hadir dengan menempatkan manusia sebagai subjek sentral pada semesta dan mendasarkan segala pemikirannya berdasarkan teori antroposentris yang berfokus pada perilaku manusia dan hubungannya dengan kondisi kosmis dan sosial pada suatu waktu.

Baca juga:  Alasan Psikologis Kenapa Orang Cerdas Punya Teman Lebih Sedikit