Arti Musyawarah, dalam Dunia Offline dan Online

musyawarah - beritamuba.com

Musyawarah, mungkin Anda sudah sangat familiar dengan istilah ini. Pasalnya, istilah ini sudah sering digunakan dalam berbagai acara, baik di sekolah, lembaga pemerintahan, organisasi, maupun perkumpulan di kampung. Namun tahukah Anda, apa arti sebenarnya dari musyawarah?

musyawarah - beritamuba.com
musyawarah – beritamuba.com

 

Menurut Kamus Besar Indonesia, musyawarah bisa diartikan sebagai pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah. Musyawarah sendiri berasal dari Arab, Syawara, yang berarti berunding, urun rembug, atau mengatakan dan mengajukan sesuatu. Istilah lain yang masih berkaitan dengan musyawarah adalah syuro, rembug desa, kerapatan nagari, bahkan demokrasi.

Saat ini, musyawarah selalu dikait-kaitkan dengan dunia politik dan demokrasi. Bahkan, kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, yang menyebutkan bahwa pada prinsipnya, musyawarah adalah bagian dari demokrasi. Demokrasi Pancasila yang digunakan di Indonesia juga menyebutkan bahwa penentuan hasil dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. Jika terjadi kebuntuan yang berkepanjangan, maka baru dilakukan pemungutan suara atau voting.

Musyawarah sendiri sangat erat kaitannya dengan komunikasi. Pasalnya, musyawarah berarti berhubungan dengan orang lain dan ada pesan di dalamnya. Komunikasi membantu berjalannya suatu musyawarah. Ada sumber, pesan, media, serta penerima pesan yang sudah bersiap juga untuk memberikan umpan balik.

Selain dalam dunia politik, musyawarah juga sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh kecil, ketika kita ingin makan bersama teman-teman, kita pasti bermusyawarah untuk menentukan jenis makanan apa yang akan dimakan dan tempat makan tersebut.

Di samping itu, seiring dengan kemajuan , kini juga mulai berkembang musyawarah daring (media dalam jaringan) atau . Walau pada dasarnya sama dengan musyawarah konvensional, namun musyawarah ini hanya berlangsung secara verbal. Meski ada pendapat yang mengatakan bahwa komunikasi akan lebih lancar jika ada komunikasi non-verbal, namun musyawarah secara online ini juga diklaim dapat membantu seseorang untuk masuk ke kelompok minoritas tanpa proses pengeditan.

Kelebihan lain musyawarah daring ini adalah semua komponen berhak bersuara, tidak membutuhkan biaya besar, tidak terhalangi jarak asalkan memiliki akses online dan tepat waktu, serta lebih jujur dalam mengungkapkan pendapat. Meski begitu, di Indonesia, musyawarah online masih belum berkembang pesat karena akses internet yang masih belum merata.

Baca juga:  Macam Beasiswa di STT Telkom – Telkom University Bandung