Arti Persuasif

Menurut Kamus Besar Indonesia, persuasif adalah bersifat membujuk secara halus (supaya menjadi yakin).

Kata persuasif berasal dari kata dasar Bahasa , persuade, yang artinya adalah membujuk atau merayu.persuasif

Dalam ilmu komunikasi, dikenal konsep komunikasi persuasif.

Komunikasi persuasif adalah komunikasi yang bertujuan untuk mengubah atau memengaruhi kepercayaan, sikap, dan perilaku seseorang sehingga bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator.

Komunikasi persuasive banyak dipergunakan di dalam dunia marketing, penjualan, politik, juga pada dunia-dunia seperti kampanye atas isu-isu yang sedang marak, dan lain sebagainya.

Tujuan komunikasi persuasif sangat beragam tergantung pada konteks dan bidang masing-masing.

Dalam dunia marketing, tujuan komunikasi persuasif terjadi antara pihak penjual dan calon pembeli. Tujuan dari komunikasi ini adalah agar calon pembeli merasa yakin akan pilihan produk yang ditawarkan oleh pihak penjual, yang tujuan akhirnya adalah kesepakatan jual beli antara penjual dan pembeli.

Baca juga:  Radio Tape Polytron

Dalam dunia politik, komunikasi persuasif sering muncul di dalam propaganda-propaganda yang memiliki tujuan untuk kepentingan suatu kelompok. Komunikasi persuasif juga terjadi diantara pihak-pihak yang bertikai agar terjadi kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak demi terselesaikannya peperangan atau pertikaian.

Dalam dunia , komunikasi persuasif juga sering dipraktekkan oleh para pengajar kepada anak didiknya, terutama pada tingkat anak usia dini adan dasar. Komunikasi persuasif yang dilakukan dalam konteks ini tentu berbeda prakteknya dengan dua konteks sebelumnya. Dalam dunia , komunikasi persuasif dilakukan sebagai cara pengajar untuk menarik minat belajar anak didiknya, terutama di tingkat dasar dan anak usia dini yang memang membutuhkan kesabaran dan sesekali menerapkan prinsip reward untuk meningkatkan minat belajar anak.

Baca juga:  Arti dan Pentingnya Integritas

Faktor -faktor yang menentukan keberhasilan/ ketidak berhasilan suatu pesan yang bertujuan persuasif. Empat faktor utamanya adalah:

  1. Sumber pesan/ komunikator yang mempunyai kredibilitas yang tinggi; contohnya seseorang yang mempunyai pengetahuan tentang apa yang disampaikannya.
  2. Pesan itu sendiri (apakah masuk akal/ tidak)
  3. Pengaruh lingkungan
  4. Pengertian dan kesinambungan suatu pesan (apakah pesan tersebut diulang-ulang)