Bandar Udara Bali

Ngurah Rai International Airport atau Bandara Ngurah Rai adalah Bandar Udara utama di Bali yang berlokasi di sebelah selatan Pulau Bali, tepatnya di daerah Tuban, Kecamatan Kuta, Kota Denpasar, Bali, .

Bandara ini mulai beroperasi untuk sipil sejak tahun 1969 setelah sebelumnya sejak tahun 1930 beroperasi sebagai militer pada masa pendudukan Belanda di Indonesia. Nama Ngurah Rai sendiri diambil dari nama I Gusti Ngurah Rai, seorang prajurit yang gugur pada perang puputan pada tahun 1946.Bandar-Udara-Bali-2

Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali disebut-sebut sebagai Bandar udara tersibuk ketiga di Indonesia setelag Bandar Udara Soekarno Hatta dan Bandar Udara Juanda Surabaya. Hal ini dapat dilihat dari arus penumpang dari dalam dan luar negeri yang sehari-hari terjadi di Ngurah Rai International Airport. Berdasarkan data tahun 2011, jumlah arus penumpang yang tercatat adalah 12.780.563 penumpang dengan pergerakan mencapai 103.846 dan pergerakan cargo sebesar 62.149.896.

Baca juga:  Arti, Ukuran, dan Faktor Pendukung Produktivitas

Tentunya, peningkatan jumlah tersebut sangat signifikan dari tahun ke tahun hingga saat ini, melihat semakin pesatnya pembangunan pariwisata di Pulau Bali.

Sehari-hari, Ngurah Rai International AIrport melayani rute-rute penerbangan domestik seperti Denpasar – Jakarta, Denpasar Surabaya, Denpasar – Mataram, Denpasar – Makassar, Denpasar – Jogjakarta, dan lain-lain. Untuk penerbangan internasional, jalur yang paling ramai adalah rute Denpasar – Bangkok, Denpasar – Phuket, Denpasar – Kuala Lumpur, Denpasar – New Zealand, Denpasar – Port Moresby, Denpasar – Hong Kong, Denpasar – Singapore, Denpasar – Seoul, dan lain sebagainya.

Satu hal yang menarik adalah ketika menjelang mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai Bali, dari jendela pesawat anda akan disuguhi indahnya garis horizon yang membelah laut dan langit Pantai Kuta, terlebih jika anda mendarat tepat di saat Sunset atau Sunrise.

Baca juga:  Orang British vs Orang Jepang, Mana yang Lebih Sopan?