Bandar Udara Makassar

Bandar Udara Makassar berlokasi di Jalan Raya Airport No. 1, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Bandar Udara Makassar seringkali disebut juga sebagai Lapangan Terbang Kadieng. Dahulu nama resmi Bandar Udara Makassar adalah Bandar Udara Internasional Hassanudin. Kemudian nama bandara ini berubah menjadi Bandar Udara Internasional Sultan Hassanudin.bandar-udara-makassar

Bandar Udara Makassar mempunyai dua landasan pacu yang pertama sepanjang 3.100 m x 45 m, dan yang kedua 2.500 m x 45 m. Bandar Udara Makassar adalah bandar udara berstatus sipil yang berada di bawah manajemen PT. Angkasa Pura I.

Rute penerbangan internasional di Bandar Udara Makassar sebenarnya telah dibuka sejak tahun 2006, dengan rute-rute yang melayani penerbangan dari Makassar – Malaysia, Makassar – Singapura, dan penerbangan haji.

Baca juga:  Harga Tiket Bus Harapan Jaya

Namun rute-rute penerbangan internasional ini sempat ditutup karena adanya ketidaktepatan perhitungan sehingga menyebabkan kerugian di pihak bandara. Bandar Udara Makassar kemudian melakukan perbaikan-perbaikan dari segala sistem hingga pada tahun 2008 jalur penerbangan internasional dapat dibuka kembali diawali dengan maskapai Air Asia yang membuka jalur penerbangan Makassar – Kuala Lumpur pada tahun 2008, dan disusul oleh maskapai Garuda Indonesia yang membuka jalur penerbangan Makassar – Singapura pada tahun 2011.

Bandar Udara Makassar memiliki -fasilitas sesuai standar bandara internasional, terminal kedatangan dan keberangkatan baik maupun internasional, ruang tunggu penjemput dan pengantar, toilet, FIDS, loket-loket dan kantor maskapai, ruang check in, bagasi, -mesin ATM, money changer, tourist , cafetaria, beberapa gerai oleh-oleh khas Makassar, dan tempat parkir yang luas.

Baca juga:  Arti Tepo Seliro (Tenggang Rasa) dalam Kehidupan Sehari-hari

Sultan Hassanudin International Airport berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas Bandara dan kualitas pelayanan kepada seluruh calon penumpang baik domestik maupun internasional. Hal ini seiring dengan perkembangan berbagai sektor di Kota Makassar diantaranya pariwisata, yang menyebabkan semakin banyaknya angka kunjungan ke kota Makassar melalui Bandar Udara Makassar.