Bandara Silangit, Bandara Kelas IV yang Setara Kelas II

bandara silangit - sumutpos.co

Bandara Silangit merupakan bandar udara yang terletak di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Meski sudah dibangun pada masa penjajahan Jepang, namun bandara ini kembali dibangun pada tahun 1995 dengan menambah landasan pacu sepanjang 900 meter menjadi 1.400 meter.

bandara silangit - sumutpos.co
bandara silangit – sumutpos.co

 

Sejak operasional diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Maret 2005, pembangunan bandara ini pun mulai dilakukan dengan gencar. Pada tahun 2011, Bandara Silangit akhirnya memiliki landasan pacu sepanjang 2.400 meter dan akan diperpanjang kembali menjadi 3.800 by 45 meter agar bisa didarati pesawat terbang berbadan lebar secara reguler.

Pada 14 Desember 2012, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan secara resmi menyerahkan operasional Bandara Silangit kepada PT Angkasa Pura II. Dengan demikian, status bandara ini secara otomatis berubah dari bandara UPT menjadi bandara komersial.

Untuk meningkatkan pelayanan, PT Angkasa Pura II pun melakukan pembenahan sejumlah bandara. Renovasi toilet terus dilakukan untuk pemenuhan standar toilet juara, selain renovasi musala dan tempat wudhu, pembuatan kid zone, pengadaan free charging, penguatan sinyal WiFi, perbaikan area counter check in, hingga pembenahan nursery room.

Bandara Silangit juga sedang mengupayakan kesempurnaan kesehatan dan keselamatan kerja demi mewujudkan zero incident, zero accident, dan zero workplace accident. Dengan fasilitas dan kemampuan pelayanan yang dimilikinya, saat ini Bandara Silangit adalah satu-satunya bandara kelas IV yang memiliki fasilitas dan kemampuan setara bandara kelas II di Indonesia.

Saat ini, ada empat maskapai yang melayani ke Bandara Silangit, yaitu Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Susi Air, dan Wing Air. Program langsung Jakarta-Silangit juga terus diupayakan dengan optimal melalui pembenahan fasilitas keamanan dan keselamatan . Progress penumpang dari dan ke Bandara Silangit sendiri mencapai rata-rata 100% setiap tahunnya.

Namun, upaya pemerintah yang gencar mengembangkan Bandara Sibisa di Toba Samosir berpotensi mematikan Bandara Silangit. Pasalnya, Bandara Sibisa memang berada di lokasi yang lebih dekat dengan Dana Toba, salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara. Berikut informasi teknis Bandara Silangit di Sumatera Utara.

Jarak dari Pusat Kota 7 km
Landasan Pacu 2.400 x 30 m
Taxiway A 75 x 15 m
Taxiway B 150 x 23 m
Luas Terminal A 100 m2
Luas Terminal B 700 m2
Fasilitas Navigasi NDB, AFIS, PAPI & DVOR/DME
Fasilitas Keamanan Penerbangan X-Ray Baggage, X-Ray Cabin, Walk-through Metal Detector & Handheld Metal Detector
Fasilitas Keselamatan Penerbangan PKP-PK Type V, Gunebo & Ambulance
Fasilitas Listrik Generator Set 25 & 125 KVA, Airfield Lighting System (AFL), Apron Light & Apron Flood Light
Fasilitas Terminal Conveyor Belt, Timbangan Digital, Running Text, LCD Information
Fasilitas Peralatan Wheel Tractor Rotary Mower, Hand Mower
Baca juga:  Tinggal di Korea Selatan dan Jepang, Mana yang Dipilih?