Fatamorgana: Arti, Proses, dan Contohnya

fatamorgana - nastitiwidoretno.wordpress.com

Ketika sedang berada pada tanah lapang yang luas atau jalanan dengan suhu panas yang tinggi, Anda mungkin sering menjumpai penampakan yang mirip dengan air atau danau di tempat tersebut. Orang-orang biasanya menyebut peristiwa ini dengan fatamorgana. Namun tahukah Anda, apa arti sebenarnya dari fatamorgana?

fatamorgana - nastitiwidoretno.wordpress.com
fatamorgana – nastitiwidoretno.wordpress.com

 

Fatamorgana sebenarnya adalah nama saudari Raja Arthur, yaitu Faye le Morgana, seorang peri yang bisa berubah-ubah rupa. Menurut Kamus Besar Indonesia, fatamorgana dapat didefinisikan sebagai gejala optis yang tampak pada permukaan yang panas, yang kelihatan seperti genangan air. optik ini biasanya terjadi di tanah lapang yang luas, seperti padang pasir atau padang es.

Fatamorgana juga dapat diartikan sebagai pembiasan cahaya melalui kepadatan yang berbeda, sehingga bisa membuat sesuatu yang tidak ada menjadi seolah ada. Fenomena ini biasa dijumpai di tempat panas dan Gunung Brocken di .

Di gurun pasir, fatamorgana ini seringkali menyerupai danau atau air atau kota. Ini sebenarnya adalah pantulan cahaya langit yang dipantulkan oleh udara panas. Singkatnya, udara panas ini berfungsi sebagai cermin. Cahaya yang merambat pada suatu medium yang berbeda kerapatan optiknya akan diteruskan ke medium lain dan kemudian dibiaskan menjauhi garis normal atau mendekati garis normal.

Ringkasnya, lapisan udara dibagi menjadi empat bagian, yaitu lapisan udara yang sangat panas (paling dekat dengan aspal), panas, kurang panas, dan dingin. Masing-masing lapisan udara itu mempunyai kerapatan optik yang berbeda. Semakin dingin, maka lapisan udaranya lebih rapat.

Jika seberkas cahaya melalui medium yang rapat, maka akan mendekati garis normal. Kemudian, jika melalui medium optik yang kurang rapat, maka akan menjauhi garis normal. Artinya, pembiasan di berbagai lapisan udara di atas aspal itu tidaklah sama atau tidak teratur pembiasannya. Dan akhirnya, timbul bayangan yang semu atau bayangan yang tidak sempurna akibat dari pembiasan cahaya yang sangat banyak jumlahnya, yang tampak seperti air.

Seperti diterangkan sebelumnya, fatamorgana adalah ketika Anda sedang berada di pinggir jalan di suatu siang yang terik, Anda lalu memandang jauh ke jalan raya dan ternyata terlihat seperti air di atas aspal. Namun ketika Anda dekati, air tersebut ternyata tidak ada.

Contoh lain lagi tentang fenomena fatamorgana adalah ketika Anda melihat genting yang terbuat dari seng, Anda pasti akan melihat sesuatu seperti air di atas genting. Atau, ketika Anda berada di gurun pasir yang sangat panas, di puncak-puncak gunung pasir tersebut juga akan terlihat seperti air.

Baca juga:  Salah Kaprah Arti Ahlan Wa Sahlan