Ini Cara Penulisan Nama Ilmiah Makhluk Hidup

zea mays - ews.kemendag.go.id

Sebelum digunakan nama baku yang diakui dalam dunia ilmu pengetahuan, makhluk hidup diberi nama sesuai dengan nama daerah masing-masing, sehingga terjadi lebih dari satu nama untuk menyebut satu makhluk hidup. Misalnya, mangga ada yang menyebut poah, ada yang menyebut pauh, dan ada pula yang menyebut pelem.

zea mays - ews.kemendag.go.id
zea mays – ews.kemendag.go.id

 

Karena adanya perbedaan penyebutan ini, maka kemungkinan salah pengertian cukup besar. Ini membuat informasi tidak tersampaikan dengan tepat atau informasi tidak dapat tersebar luas ke daerah atau negara lain.

Untuk mengatasinya, seorang sarjana kedokteran dan ahli botani dari Swedia, Carollus Linnaeus, membuat sistem klasifikasi makhluk hidup. Untuk menyebut suatu makhluk hidup, ia pun menggunakan nama-nama ilmiah. Nama-nama ilmiah ini selain berguna untuk mengklasifikasikan makhluk hidup secara rapi dan terorganisasi, juga dapat menghindarkan kebingungan atau pengertian yang ambigu.

Baca juga:  Formula E 2020 Belum Pasti Diadakan di Jakarta, Pemprov DKI Ajukan Anggaran Triliunan

Ada beberapa cara untuk menuliskan nama ilmiah untuk makhluk hidup.

  • Terdiri dari dua kata, dalam bahasa Latin.
  • Kata pertama menunjukkan nama genus dan kata kedua merupakan penunjuk spesies.
  • Cara penulisan kata pertama diawali dengan huruf besar, sedangkan nama penunjuk spesies dengan huruf kecil.
  • Apabila ditulis dengan cetak tegak, maka harus digarisbawahi secara terpisah antarkata, sedangkan jika ditulis dengan cetak miring, maka tidak digarisbawahi. Contohnya, nama jenis tumbuhan Oryza sativa atau dapat juga ditulis Oryza sativa (padi) dan Zea mays dapat juga ditulis Zea mays (jagung).
  • Jika nama spesies tumbuhan terdiri lebih dari dua kata, maka kata kedua dan seterusnya harus disatukan atau ditulis dengan tanda penghubung. Misalnya, nama bunga sepatu, yaitu Hibiscus rosasinensis ditulis Hibiscus rosa-sinensis. Sementara, jenis hewan yang terdiri atas tiga suku kata seperti Felis manuculata domestica (kucing jinak) tidak dirangkai dengan tanda penghubung. Penulisan untuk varietas ditulis seperti berikut ini yaitu, Hibiscus sabdarifa varalba (rosella varietas putih).
  • Apabila nama jenis tersebut untuk mengenang jasa orang yang menemukannya, maka nama penemu dapat dicantumkan pada kata kedua dengan menambah huruf (i) di belakangnya. Contohnya, tanaman pinus yang diketemukan oleh Merkus, nama tanaman tersebut menjadi Pinus merkusii.
Baca juga:  Arti, Ciri, dan Jenis Opini