Jenis-Jenis Bank Umum

Menurut Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.bank-danamon

Secara umum, menurut fungsinya bank terbagi menjadi tiga, yaitu: Bank Sentral, Bank Umum, dan Bank Perkreditan Rakyat.

Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip , yang dalam kegiatannya memberikan dalam lalu lintas pembayaran.

Jenis-Jenis Bank Umum Konvensional terbagi menjadi 2, yaitu:

  1. Bank Umum Milik Negara, seperti:
  • Bank Mandiri
  • BNI 46
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank Tabungan Negara
  1. Bank Umum Milik Swasta Asing, seperti:
  • Bank Central Asia
  • Bank Lippo
  • Bank Niaga
  • Bank Danamon
  • Bank Indonesia
  • Dll
Baca juga:  Tentang Stasiun Paron Ngawi dan Jadwal Kereta Api

Sementara, Bank Umum Syariah terbagi menjadi 5 jenis, yaitu:

  1. Bank Syariah, seperti:
  • Bank BTN Syariah
  1. Bank Swasta Nasional Devisa, seperti:
  • Bank BNI Syariah
  • Bank Mega Syariah
  • Bank Muamalat Indonesia
  • Bank Syariah Mandiri
  1. Bank Swasta Nasional Non Devisa, seperti:
  • Bank BCA Syariah
  • Bank BJB Syariah
  • Bank BRI Syariah
  • Panin Bank Syariah
  • Bank Syariah Bukopin
  • Bank Victoria Syariah
  1. Bank Campuran, seperti:
  • Bank Maybank Syariah Indonesia
  1. Bank Pembangunan Daerah, seperti:
  • Bank Nagari Syariah
  • Bank BPD Aceh Syariah
  • Bank DKI Syariah
  • Bank Kalbar Syariah
  • Bank Kalsel Syariah
  • Bank NTB Syariah
  • Bank Riau Kepri Syariah
  • Bank Sumsel Syariah
  • Bank Sumut Syariah
  • Bank Kaltim Syariah

Secara bentuk hukum, sebuah bank umum dapat memiliki bentuk hukum sebagai berikut:

  1. Perseroan (PERSERO)
  2. Perusahaan Daerah.
  3. Koperasi
  4. Perseroan Terbatas.
Baca juga:  Exchange Rate Bank Indonesia (Informasi Kurs BI)