Pengertian, Ciri, dan Fungsi Korespondensi

korespondensi - www.porosilmu.com

Jika Anda menekuni ilmu , Anda pasti sudah familiar dengan korespondensi. ini juga kerap ditemui dalam dunia pekerjaan, terutama mengenai hubungan atau relasi bisnis dengan perusahaan lain. Namun tahukah Anda, apa sebenarnya dari korespondensi?

korespondensi - www.porosilmu.com
korespondensi – www.porosilmu.com

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, korespondensi bisa diartikan sebagai perihal surat-menyurat. Dengan kata lain, korespondensi adalah penyampaian maksud melalui surat dari satu pihak ke pihak lain, bisa atas nama jabatan dalam suatu perusahaan atau organisasi, bisa juga atas nama perseorangan atau individu. Pihak yang terlibat dalam korespondensi disebut dengan koresponden.

Dalam lingkup perusahaan atau atau organisasi, korespondensi bisa dibagi menjadi dua, yaitu korespondensi eksternal dan korespondensi internal. Korespondensi eksternal merupakan hubungan surat-menyurat uang dilakukan perusahaan atau bagian-bagiannya dengan pihak atau perusahaan luar. Sementara, korespondensi internal adalah hubungan surat-menyurat yang dilakukan oleh orang-orang dalam suatu , termasuk hubungan antara pusat dengan cabang.

Korespondensi memang tidak terlepas dari surat. Surat sendiri merupakan alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan kepada pihak lain, yang memiliki beberapa ciri umum, seperti penggunaan kode dua notasi (lampiran dan perihal), penggunaan kertas, penggunaan model dan bentuk, serta pemakaian bahasa yang khas dan pencantuman tanda tangan.

Secara terperinci, surat memiliki ciri-ciri:

  • Pesan yang tertulis.
  • Isi pesan dalam surat merupakan informasi atau persuasi.
  • Surat memiliki bagian-bagian standar (kop atau kepala surat, pembuka, inti, penutup).
  • Surat memiliki bentuk yang standar.
  • Surat hanya memiliki satu pesan inti.
  • Gaya bahasa surat bisa formal atau informal, tergantung pesan dan tujuan surat.

Surat sendiri memiliki banyak fungsi. Di antaranya, sebagai penyampai pesan, sebagai wakil, sebagai bukti tertulis, sebagai pedoman atau dasar bertindak, sebagai alat untuk mengingat, sebagai dokumen historis dari suatu kegiatan, hingga sebagai keterangan keamanan.

Meski saat ini perkembangan teknologi semakin pesat sehingga komunikasi lebih banyak digunakan melalui jalur digital, namun keberadaan surat tetap dianggap penting. Surat terutama digunakan untuk keperluan-keperluan yang bersifat formal, di antaranya mengurus dokumen hingga mengurus pernyataan dan perjanjian.

Baca juga:  Katalog Terbaru dan Terlengkap Harga Produk Frisian Flag