Pengertian dan Contoh Asosiasi

asosiasi - it.avatar-nusantara.com

Jika kita aktif dalam suatu kegiatan organisasi, baik di sekolah, perguruan tinggi, maupun di lingkungan pekerjaan atau , kita pasti sudah familiar dengan istilah asosiasi. Namun tahukah Anda, apa arti sebenarnya dari asosiasi?

asosiasi - it.avatar-nusantara.com
asosiasi – it.avatar-nusantara.com

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, asosiasi bisa diartikan sebagai persatuan antara rekan usaha atau persekutuan dagang. Asosiasi juga bisa berarti perkumpulan orang yang mempunyai kepentingan bersama. Pengertian lain istilah ini adalah proses interaksi yang mendasari terbentuknya lembaga-lembaga sosial.

Merujuk pengertian tersebut, berbagai asosiasi dapat ditemukan dalam kehidupan bermasyarakat. Contohnya, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, sebuah asosiasi yang melibatkan orang-orang yang berprofesi dokter se-Indonesia.

Contoh lain adalah APPI atau Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia, ALI atau Asosiasi Logistik Indonesia, APJII atau Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, hingga ASI atau Asosiasi Semen Indonesia. Selain itu, masih ada pula IDEA (Indonesia E-Commerce Association) atau Asosiasi E-Commerce Indonesia dan AISI atau Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia.

Selain dalam lingkup domestik, asosiasi juga bisa kita temukan dalam lingkup internasional atau global. Sebut saja ASEAN, sebuah asosiasi atau perhimpunan bangsa-bangsa se-Asia Tenggara, OPEC atau asosiasi -negara produsen minyak dunia, hingga PBB atau UNO, asosiasi yang merupakan perkumpulan seluruh di dunia.

Tujuan asosiasi berbeda-beda, tergantung bidang yang ditekuni asosiasi yang bersangkutan. Misalnya saja, Asosiasi Pembangunan Internasional atau IDA (International Development Association) yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan menyediakan pinjaman bagi negara yang kelayakan kreditnya sangat rendah sehingga tidak mampu meminjam dari program Bank Dunia.

Idealnya, asosiasi didirikan secara sukarela oleh anggotanya untuk mencapai tujuan bersama, saling menolong, dan saling mendukung. Jadi, sebelum mendirikan suatu asosiasi, ada baiknya dipikirkan terlebih dahulu alasan yang melatarbelakangi pendirian asosiasi tersebut, bagaimana sistematika menarik , dan bagaimana mempertahankan .

Selain mengenai perkumpulan, asosiasi juga bisa diartikan sebagai tautan dalam ingatan pada orang atau barang lain. Dengan lain, asosiasi merupakan pembentukan hubungan atau pertalian antara gagasan, ingatan, atau kegiatan panca-indra.

Dari pengertian tersebut, kegiatan mengasosiasikan adalah kegiatan menautkan sesuatu pada orang atau barang lain. Misalnya, bendera putih pada peperangan mengasosiasikan menyerah dan lawan harus menghentikan pertempuran.

Baca juga:  Arti Dilema dan Cara Mengatasinya