Salah Kaprah Arti Ahlan Wa Sahlan

Arti Ahlan Wa Sahlan - salafytobat.wordpress.com

Sejak novel dan Ayat-Ayat Cinta meledak pada medio 2000-an lalu, ungkapan-ungkapan dalam bahasa Arab pun semakin banyak digunakan di . Tak hanya dalam kegiatan belajar dan mengajar, ungkapan bahasa Arab juga digunakan dalam kegiatan komunikasi sehari-hari. Dan, salah satu ungkapan dalam bahasa Arab yang kini jamak digunakan orang adalah ucapan ahlan wa sahlan.

Arti Ahlan Wa Sahlan - salafytobat.wordpress.com
Arti Ahlan Wa Sahlan – salafytobat.wordpress.com

 

 

Kebanyakan, orang Indonesia mengartikan ahlan wa sahlan sebagai “selamat datang”. Padahal, arti sebenarnya dari ahlan wa sahlan ternyata lebih luas dari sekadar ucapan selamat datang.

Dilihat dari arti harfiah per , ahlan berasal dari ahlun yang berarti “keluarga”. Sementara, sahlan berasal dari sahlun yang didefinisikan sebagai “mudah”. Jadi, jika dirangkai, arti kata ahlan wa sahlan adalah saya menerima Anda sebagai bagian dari keluarga kami dan kami menerima Anda dengan mudah (tanpa mempersulit urusan-urusan Anda).

Ada yang mengatakan bahwa kalimat asli dari ahlan wa sahlan adalah halalta ahlan wa nazalta sahlan. Ada juga yang mengatakan ji’ta ahlan wa wati’ta sahlan, atau atayta ahlan wa halalta sahlan, dan qadimta ahlan wa wata’ta sahlan. Meski bervariasi, namun hakikatnya tetap sama saja.

Merujuk tersebut, jika dipindahkan dalam bahasa Indonesia, maka ucapan-ucapan yang mendekati arti ahlan wa sahlan di antaranya, “silakan, tidak usah sungkan-sungkan” atau “anggap saja seperti rumah sendiri”. Jadi, ketika kita mengucapkan ahlan wa sahlan kepada seseorang yang datang kepada kita, maka kita menerima atau menganggap tamu tersebut sebagai bagian dari keluarga kita dan kita memudahkan segala urusannya.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah utang), maka Allah Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat.
Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allh akan menutup aib-nya di dunia dan akhirat”.

Dan, balasan untuk merespon ucapan ini adalah ahlan bika (atau biki jika perempuan dan bikum jika jamak). Ahlan bika ini sendiri bisa diartikan sebagai “sama-sama” atau “kamu juga”.

Baca juga:  Pengertian dan Jenis Infrastruktur