Biji salak adalah salah satu kudapan yang populer saat bulan puasa di Indonesia. Biasanya, makanan ini dijual di pinggir jalan dan menjadi camilan favorit banyak orang. Makanan ini terbuat dari ubi jalar yang dibentuk bulat seperti biji salak, kemudian disiram dengan kuah manis dan santan. Biji salak tidak hanya enak, tapi juga memiliki kekhasan tersendiri dalam rasa dan teksturnya!
Kali ini kita akan membuat Biji Salak untuk dinikmati bersama teman-teman atau keluarga. Resep ini bisa menghasilkan porsi banyak, cukup untuk berbagi dengan 20 orang. Yuk, kita mulai membuatnya!
Bahan-bahan:
Bahan Biji Salak:
- 1 kg ubi jalar kukus, tumbuk halus (gunakan ubi jalar warna merah dan kuning untuk tampilan yang cantik)
- 200 gram tepung tapioka
- 1/2 sendok makan garam
Bahan Kuah:
- 2,5-3 liter air
- 200 gram gula pasir (sesuaikan dengan selera)
- 300 gram gula merah
- 5 lembar daun pandan
- 25 gram tepung tapioka (larutkan dengan sedikit air)
- 1/2 sendok makan garam
Bahan Santan:
- 500 ml santan dari 1 butir kelapa
- 3 lembar daun pandan
- 1 sendok teh tepung tapioka (larutkan dengan sedikit air, bisa di-skip)
Langkah-langkah:
- Cuci bersih ubi jalar, kukus hingga empuk, lalu tumbuk halus dalam wadah.
- Tambahkan 1/2 sendok makan garam dan 200 gram tepung tapioka ke dalam ubi yang sudah ditumbuk. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Bentuk adonan menjadi bulatan kecil sesuai selera.
- Panaskan air dalam panci untuk membuat kuah. Setelah air mendidih, masukkan bulatan biji salak ke dalam air. Rebus hingga biji salak mengapung, tandanya sudah matang.
- Angkat biji salak dengan saringan, lalu sisihkan.
- Dalam panci yang sama, masukkan 200 gram gula pasir, 1/2 sendok makan garam, 5 lembar daun pandan, dan larutan tepung tapioka. Didihkan hingga semua gula larut dan kuah sedikit mengental. Warna kuah tergantung gula merah yang digunakan. Jika ingin kuah lebih gelap, bisa ditambahkan 3 tetes pasta coklat.
- Masukkan biji salak yang sudah direbus ke dalam kuah. Aduk rata.
- Untuk membuat santan, campurkan santan, 3 lembar daun pandan, 1/2 sendok makan garam, dan larutan tepung tapioka. Didihkan sebentar.
- Untuk penyajian, tuang biji salak ke dalam wadah, lalu siram dengan kuah santan di atasnya. Siap disajikan!
Dalam penyajian ini, bahan-bahan yang digunakan juga membawa nilai sejarah. Biji salak sering disajikan dalam acara kumpul keluarga dan merupakan salah satu jajanan pasar tradisional. Makanan ini terkenal di berbagai daerah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa.
Estimasi jumlah kalori untuk resep ini adalah sekitar 150 kalori per porsi. Dengan takaran di atas, Anda bisa mendapatkan 20 porsi. Ini sangat bagus untuk camilan yang manis dan mengenyangkan!
Selamat mencoba resep Biji Salak dan nikmati kudapan tradisional Indonesia ini bersama keluarga dan teman-teman!