Assalamualaikum teman-teman! Kali ini kita akan membuat kue khas Indonesia yang sangat nikmat, yaitu Lapis Sagu Pandan. Kue ini memiliki tekstur yang kenyal dan lembut, serta aroma pandan yang menggugah selera. Cocok banget untuk camilan! Yuk, kita mulai!
Bahan-Bahan:
- 300 gram tepung sagu/tapioka
- 150 gram tepung terigu
- 350 gram gula pasir
- 1200 ml santan kental (bisa pakai santan instan)
- 1/2 sdt pasta pandan
- 3 lembar daun pandan (simpulkan)
- 1/2 sdm garam (asli 1 sdm)
- Secukupnya pewarna makanan berwarna merah
Kalori Per Porsi:
Kira-kira, satu potong Lapis Sagu Pandan memiliki sekitar 160 kalori. Jika kamu memotongnya menjadi 10 bagian, total kalori dari resep ini adalah sekitar 1600 kalori.
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan terlebih dahulu agar proses memasak lebih mudah.
- Masak santan, gula, garam, dan daun pandan dalam panci hingga mendidih. Setelah mendidih, dinginkan santan tersebut.
- Dalam wadah terpisah, campurkan tepung sagu dan tepung terigu. Tuang santan yang sudah dingin sedikit-sedikit sambil diaduk rata hingga adonan menjadi licin. Jika ada yang menggumpal, saring adonan agar halus.
- Ambil sekitar 100 ml adonan dan beri pewarna merah. Campurkan pasta pandan ke dalam satu bagian adonan sisanya, dan biarkan salah satu bagian tanpa warna. Jadi, kita akan punya tiga warna: merah, pandan, dan putih.
- Siapkan loyang dan olesi dengan minyak sayur. Masukkan loyang ke dalam kukusan yang sudah dipanaskan dan tunggu hingga beruap. Tutup kukusan dengan kain bersih agar uap tidak jatuh ke kue.
- Tuang adonan satu per satu, setiap lapisan sekitar 100 ml (atau 4 sendok sayur). Kukus setiap lapisan selama 5 menit. Untuk lapisan terakhir kukus selama 20 menit agar matang sempurna.
- Setelah matang, angkat loyang dan biarkan dingin. Potong kue dengan pisau yang dilapisi plastik agar tidak lengket dan irisan lebih rapi.
- Selamat! Lapis Sagu Pandan kini siap disajikan. Nikmati kue ini bersama keluarga atau teman-teman!
Asal Usul Lapis Sagu Pandan
Lapis Sagu Pandan adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang terkenal dengan kelezatannya. Kue ini biasanya disajikan pada acara-acara khusus seperti pesta, perayaan, atau sebagai camilan sehari-hari. Penggunaan pandan sebagai bahan pewarna dan aromatik memberi kue ini cita rasa yang khas dan sangat disukai. Santan yang digunakan sebagai bahan dasar memberikan kelembutan serta rasa gurih yang sempurna. Kue ini merupakan contoh nyata dari kekayaan kuliner Indonesia yang menggabungkan bahan-bahan sederhana menjadi sesuatu yang luar biasa.