Pare Cah Sapi adalah hidangan yang menggabungkan rasa pahit dari pare dengan daging sapi yang kaya protein. Masakan ini tak hanya enak, tapi juga menyehatkan! Biasanya, pare digunakan dalam banyak masakan di Asia Tenggara, dan telah menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia. Mari kita siapkan hidangan ini!
Bahan-bahan:
- 2 buah pare, buang biji dan potong-potong
- 200 gram daging sapi giling
- 3 siung bawang putih, parut atau cincang halus
- 1 ruas jahe, parut atau cincang halus
- 1 sendok makan minyak wijen
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh gula
- ½ sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh penyedap rasa (opsional)
- 100 ml air
Cara Membuat:
- Panaskan minyak wijen dalam wajan di atas api sedang. Tumis bawang putih dan jahe hingga wangi dan keemasan.
- Setelah bawang dan jahe harum, masukkan potongan pare. Aduk rata selama 2-3 menit.
- Tambahkan daging sapi giling ke dalam wajan. Aduk rata hingga daging berubah warna.
- Tuangkan air dan tambahkan semua bumbu (garam, gula, merica, dan penyedap). Aduk rata.
- Masak seluruh campuran selama 5-7 menit hingga air menyusut dan semua bahan tercampur dengan baik.
- Sajikan hangat. Nikmati Pare Cah Sapi dengan nasi putih!
Asal Usul dan Makna Budaya:
Pare (atau peria) adalah sayuran yang dikenal memiliki rasa pahit. Di Indonesia, pare sering dijadikan bahan dalam berbagai masakan, karena dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan kadar gula darah. Penggunaan daging sapi dalam masakan ini menambah rasa gurih dan protein yang baik untuk pertumbuhan anak-anak.
Perkiraan Kalori:
Jumlah kalori total dari resep ini sekitar 1000 kalori. Bila dihidangkan untuk 4 porsi, maka setiap porsi memiliki takaran sekitar 250 kalori. Hidangan ini merupakan pilihan yang baik untuk menyuplai energi dan nutrisi bagi anak-anak dan keluarga.
Ayo coba resep Pare Cah Sapi ini di rumah, dan rasakan lezatnya! Dengan bahan-bahan yang sederhana, kamu bisa menciptakan hidangan yang sehat dan enak untuk dinikmati bersama keluarga.