Jengkol Balado adalah masakan khas Indonesia yang sangat terkenal, terutama di daerah Jawa. Masakan ini terbuat dari jengkol, sejenis biji dari tanaman jengkol yang memiliki rasa unik. Jengkol juga dikenal dengan aroma yang khas, yang mungkin tidak semua orang suka. Tetapi, bagi para penggemarnya, hidangan ini sangat menggugah selera! Jengkol Balado biasanya disajikan sebagai lauk pendamping nasi. Yuk, kita coba membuatnya!
Bahan-bahan:
- 8 butir jengkol, direbus dan dipipihkan
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 1 buah tomat, dipotong kecil
- 6 cabai merah
- 7 cabai keriting
- 5 cabai rawit merah
- Sedikit terasi (sekitar 1/2 sendok teh)
- 3 buah kemiri
- Gula secukupnya (sekitar 1 sendok teh)
- Garam secukupnya (sekitar 1/2 sendok teh)
- Minyak goreng secukupnya untuk menumis
Cara Memasak:
- Haluskan semua bumbu: bawang merah, bawang putih, tomat, cabai, terasi, dan kemiri hingga halus. Kamu bisa menggunakan cobek atau alat penghalus lainnya.
- Panaskan minyak goreng di wajan. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum dan mengeluarkan minyak.
- Masukkan jengkol yang sudah dipipihkan ke dalam wajan. Aduk rata dengan bumbu tumisan.
- Tambahkan sedikit air, gula, dan garam. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam jengkol. Cicipi untuk memastikan rasa sudah pas.
- Jika sudah matang dan rasa sudah pas, matikan api. Sajikan Jengkol Balado yang pedas ini di atas piring, siap dinikmati!
Estimasi Kalori
Jumlah total kalori dalam resep ini adalah sekitar 1400 kalori. Jika dibagi menjadi 4 porsi, setiap porsi mengandung sekitar 350 kalori. Agar jumlah kalori lebih tepat, bisa dipengaruhi oleh jumlah minyak yang digunakan saat menumis.
Jengkol Balado bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki makna budaya yang dalam. Jengkol sering dianggap sebagai makanan rakyat, yang menunjukkan bagaimana masakan sederhana dapat menjadi istimewa. Selamat mencoba memasak dan nikmati hidangan ini bersama keluarga atau teman!