Mie Golosor adalah salah satu menu takjil yang sangat populer di Bogor selama bulan Ramadhan. Makanan ini tidak hanya memiliki rasa yang unik dan pedas, tapi juga mengandung berbagai nutrisi dari sayuran dan bumbu yang digunakan. Mie Golosor biasanya disajikan dengan sambal kacang yang khas dan bisa menjadi pilihan yang pas untuk berbuka puasa.
Makanan ini berasal dari daerah Bogor, Jawa Barat. Kata "golosor" sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti "mengalir," menggambarkan bentuk mie yang panjang dan kenyal saat disajikan. Hidangan ini biasanya juga dilengkapi dengan gorengan seperti bakwan, memberikan tambahan tekstur dan rasa yang semakin nikmat.
Bahan-bahan:
- 500 gr mie golosor
- Daun sawi secukupnya
- 1 batang daun bawang
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt lada bubuk
- Penyedap rasa secukupnya
- Air secukupnya
- Minyak untuk menumis secukupnya
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 3 siung bawang merah
- 2 butir kemiri
- 1 buah cabe merah (iris serong)
Cara Memasak:
- Cuci bersih mie golosor, lalu sisihkan.
- Potong-potong daun sawi dan daun bawang, sisihkan juga.
- Siapkan wajan dan panaskan minyak. Tumis bumbu halus dan cabe merah hingga harum.
- Tambahkan sedikit air, lalu masukkan garam, penyedap rasa, dan lada bubuk. Aduk rata.
- Masukkan daun sawi dan daun bawang. Aduk hingga sayuran layu.
- Tambahkan mie golosor ke dalam wajan, aduk rata hingga semua bahan tercampur dengan baik.
- Sajikan mie golosor dengan siraman sambal kacang, bisa menggunakan sambal pecel instan untuk lebih mudahnya.
Estimasi kalori untuk resep ini adalah sekitar 1400 kalori untuk seluruh porsi. Jika dibagi menjadi 4 porsi, maka setiap porsi mengandung sekitar 350 kalori. Kombinasi antara karbohidrat dari mie, serat dari sayuran, serta lemak dan protein dari sambal kacang membuat hidangan ini bernutrisi dan memuaskan saat berbuka puasa.
Selamat mencoba Mie Golosor, sebuah hidangan yang menggugah selera dan kaya akan budaya! Selamat berbuka puasa!