Assalamu’alaikum! Selamat pagi! Kali ini kita akan membuat nastar, salah satu kue kering yang sangat populer di Indonesia, khususnya saat Lebaran. Nastar adalah kue yang terbuat dari adonan empuk dan diisi dengan selai nanas yang manis. Menyuguhkan nastar di meja saat Lebaran rasanya menjadi tradisi yang tidak bisa terpisahkan. Yuk, kita mulai membuatnya!
Bahan-Bahan:
Untuk Kulit:
- 300 gram margarin
- 200 gram mentega
- 4 sdm susu bubuk
- 4 butir kuning telur
- 75 gram gula halus
- 700 gram terigu protein rendah (misal kunci biru)
Untuk Olesan:
- 3 butir kuning telur
- 3 sdm minyak goreng
- 3 sdt susu kental manis
Untuk Isian:
- Selai nanas homemade
Panduan Membuat Nastar:
Siapkan sebuah mangkuk besar. Campurkan mentega, margarin, dan gula halus. Mixer dengan kecepatan rendah selama 1 menit hingga semua bahan tercampur rata. Ingat, jangan terlalu lama agar nastar tidak melebar saat dipanggang!
Tambahkan kuning telur satu persatu sambil terus dimixer sebentar saja. Setelah semuanya tercampur, matikan mixer.
Masukkan terigu yang sudah diayak bersama susu bubuk. Aduk perlahan menggunakan spatula dengan gerakan mencacah, bukan mengaduk balik agar adonan tetap lembut.
Bentuk adonan sesuai selera. Isi tengahnya dengan selai nanas, bulatkan dan rapikan. Tata di atas loyang yang sudah diolesi margarin atau dialasi kertas roti.
Panaskan oven selama 10 menit pada suhu 150 °C. Panggang nastar selama 35-40 menit atau sampai kecokelatan. Sesuaikan waktu dengan oven masing-masing!
Setelah matang, keluarkan dari oven. Olesi dengan campuran kuning telur, minyak goreng, dan susu kental manis. Lakukan ini 2-3 kali, lalu masukkan kembali ke oven selama 5-10 menit. Angkat dan dinginkan di atas cooling rack.
Simak nastar dalam wadah kedap udara agar tetap renyah!
Estimasi Nilai Kalori:
Total kalori dari resep ini sekitar 3000 kalori. Jika kita membagi nastar ini menjadi 20 porsi, maka setiap porsi mengandung sekitar 150 kalori. Cocok untuk camilan saat Lebaran!
Asal Usul dan Makna Nastar:
Nastar berasal dari kata "nanas" dan "tar," yang berarti menaruh. Kue ini diisi dengan selai nanas, dan sudah menjadi bagian penting dari tradisi Lebaran di Indonesia. Histori nastar bisa ditelusuri kembali ke zaman Peranakan Tionghoa, di mana mereka menghadirkan resep ini sebagai bagian dari perayaan. Kue ini tidak hanya lezat, tetapi juga sebagai simbol kehangatan dan kebersamaan saat berkumpul dengan keluarga. Sangat cocok disajikan bersama teh atau kopi saat bersilahturahmi.
Selamat mencoba membuat nastar! Semoga nastar buatanmu laris manis di meja Lebaran!