Assalamu'alaikum, teman-teman! Saat berbuka puasa, minuman dingin dan manis adalah pilihan tepat. Salah satu yang paling menyegarkan adalah es cendol. Siapa yang tidak suka dengan sensasi segar ini? Mari kita buat bersama!
Bahan-bahan:
- 100 gr tepung hunkwe
- 50 gr tepung beras
- 100 ml air daun pandan dan daun suji (15 lembar daun suji + 10 lembar daun pandan)
- 600 ml air
- 1 sdt garam
- Es batu secukupnya
- Pewarna hijau (opsional)
Saus Gula Merah:
- 500 gr gula merah
- 100 gr gula pasir
- 200 ml air
- 3 lembar daun pandan
Kuah Santan:
- 1500 ml santan (bisa menggunakan santan instan)
- 1 sdt garam
- 2 lembar daun pandan
Cara Membuat:
- Campurkan tepung hunkwe, tepung beras, air daun suji dan pandan, air, serta garam dalam sebuah wadah. Aduk rata hingga semua bahan tercampur.
- Masak campuran tersebut di atas kompor sambil terus diaduk hingga adonan matang dan meletup-letup. Ini tanda bahwa adonan siap dicetak!
- Siapkan air matang dalam wadah lain. Ambil cetakan cendol dan letakkan di atas air. Tuangkan adonan cendol secukupnya dan tekan-tekan agar adonan keluar. Ulangi hingga adonan habis.
- Untuk saus gula merah, masak gula merah, gula pasir, dan air hingga mendidih. Tambahkan daun pandan dan saring. Untuk kuah santan, didihkan santan dengan garam dan daun pandan, lalu aduk rata.
- Sajikan cendol dalam mangkuk, tambahkan saus gula merah, kuah santan, dan es batu.
Es cendol adalah minuman tradisional yang populer di Indonesia, terutama saat bulan puasa. Asal-usulnya berasal dari Jawa, dan biasanya disajikan sebagai hidangan penutup atau minuman untuk melepas dahaga. Kombinasi rasa manis dari gula merah dan gurih dari santan membuatnya sangat istimewa.
Dengan semua bahan yang digunakan, estimasi kalori untuk satu porsi es cendol adalah sekitar 180 - 250 kalori, tergantung pada jumlah kuah santan dan saus yang digunakan. Sangat cocok untuk menyegarkan tubuh setelah seharian berpuasa, bukan?
Selamat mencoba membuat es cendol di rumah! Nikmati rasanya bersama keluarga saat berbuka puasa.